RADAR SITUBONDO – Gedung sekolah SDN 3 Campoan, Kecamatan Mlandingan, Situbondo Jawa Timur, membutuhkan perbaikan segera.
Sebab, atapnya rusak parah setelah tertimpa pohon roboh, beberapa pekan lalu. Tidak ada korban dalam insiden tersebut, hanya saja aktivitas pembelajaran harus dipindah ke ruang perpustakaan.
Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Mlandingan, Hayat mengatakan, pohon tumbang terjadi 3 Februari 2025 sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga saat ini belum tersentuh perbaikan. Sehingga belum bisa ditempati.
“Sampai saat ini siswa menggunakan ruang perpustakaan untuk kegiatan belajar. Karena ruangannya memang tidak bisa digunakan. Atapnya sudah rusak berat,” ujarnya, Kamis (20/02).
Dia berharap, gedung sekolah yang rusak bisa segera diperbaiki. Sehingga bisa segera digunakan kembali oleh peserta didik untuk belajar.
“Sekolah sedang mengajukan perbaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Semoga bisa segera direnovasi,” ucapnya.
Hayat menambahkan, beberapa sekolah di Kecamatan Mlandingan memang terdampak banjir bandang beberapa pekan lalu. Ruangan kelas terendam air dan lumpur. Akibatnya aktivitas belajar mengajar sempat diliburkan.
“Saya lupa sekolah apa saja. Yang jelas terendam air dan lumpur, tetapi tidak sampai merusak fasilitas sekolah. Hanya saja butuh dibersihkan. Dan sekarang, aktivitas belajar sudah kembali normal,” jelasnya.
Kata Hayat, salah satu SD di Desa Campoan hingga saat ini masih kesulitan akses. Jalan yang biasa dilalui peserta didik dan guru tertutup tanah longsor.
“Jalannya butuh diratakan. Karena yang semula lebar sekarang tinggal setapak dan tidak rata. Sehingga kesulitan saat dilewati,” jelasnya.
Camat Mlandingan, Akhriat Syahada Alam, S.Sos., M.Si membenarkan jika ada beberapa sekolah yang terdampak banjir bandang. Saat ini kecamatan telah melaporkan peristiwa itu kepada BPBD.
“Sekolah yang terdampak sudah kami laporkan. Nantinya akan diajukan untuk perbaikan. Semoga bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin