RADAR SITUBONDO - Fasilitas masjid ramah pemudik yang digagas Pemkab Situbondo mendapat apresiasi pemudik. Mereka merasa terbantu dengan layanan tersebut.
Salah satu pemudik asal Kediri, Rohmawati mengaku lelahnya selama berkendara bisa banyak terkurangi setelah mampir di Masjid Ramah Pemudik di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kamis (20/3). Ada tempat istirahat yang bisa diakses pemudik dengan nyaman.
"Saya sangat terbantu, perjalanan jauh membuat tubuh pasti lelah. Masjid ini menjadi tempat yang sangat nyaman untuk beristirahat, beribadah, sehingga begitu melanjutkan perjalanan, kondisi sudah lebih segar," ujarnya.
Perempuan yang biasa disapa Wati itu berterima kasih kepada Pemkab Situbondo. Dia berharap pelayanan di Masjid Ramah Pemudik bisa terus ditingkatkan. Sebab, Situbondo merupakan kabupaten yang banyak dilalui pemudik saat arus mudik Idul Fitri.
"Layanan yang disediakan sudah sangat bagus. Ada pijat gratis, juga disediakan takjil untuk buka puasa. Ini sudah lebih dari cukup untuk membantu pemudik seperti saya atau pemudik yang lain," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengimbau para pemudik yang melintasi jalur Pantura Situbondo agar tidak ragu mampir ke Masjid Ramah Pemudik yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Situbondo.
"Masjid-masjid di sepanjang jalur Pantura kini tidak hanya menjadi tempat ibadah dan istirahat, tetapi juga menyediakan layanan pijat refleksi, kopi gratis, serta makanan khas dari UMKM lokal untuk oleh-oleh pemudik," ucapnya.
Dikatakan, program tersebut selaras dengan budaya religius masyarakat Situbondo. Kehadiran Masjid Ramah Pemudik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pemudik serta memperkenalkan Kabupaten Situbondo kepada masyarakat luas.
"Mudik adalah tradisi bangsa Indonesia, momen untuk bersilaturahmi dan bermaaf-maafan dengan keluarga, sanak saudara, serta tetangga. Dengan adanya Masjid Ramah Pemudik, semoga perjalanan mereka semakin nyaman," pungkasnya. (wan/pri/adv)
Editor : Ali Sodiqin