RADARSITUBONDO.ID - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo, memusnahkan satu ekor ikan aligator. Ikan yang membahayakan bagi ikan lokal tersebut ditemukan paska terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Besuki.
Fakta tersebut disampaikan Sugeng Purwo Priyanto, Kabid Pemberdayaan Nelayan Disnakkan Situbondo, Jumat (6/2).
Dia menegaskan, ikan ditemukan di aliran sungai sehingga dievakuasi oleh warga. Kebetulan ada warga yang paham dengan jenis ikan tersebut, sehingga dievakuasi lalu dilaporkan ke Disnakkan Situbondo.
“Beberapa hari lalu kami dapat laporan temuan ikan, hari Kamis (5/2) ikan aligator kami musnahkan disaksikan Pengawas Perikanan Benoa – Denpasar karna kalau Disnakan yang musnakan tidak punya wewenang,” tegas Sugeng.
Dikatakan, pemusnahan ikan aligator dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan lokal. Selain itu mencegah ancaman terhadap keanekaragaman hayati.
Ikan aligator merupakan spesies invasif yang dapat memangsa ikan lokal, udang, dan anak ikan, serta menyebabkan perubahan struktur ekosistem perairan.
“Pemusnahan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi ekosistem perairan Situbondo dari ancaman spesies asing invasif. Tentunya tindakan ini sejalan dengan komitmen negara Indonesia dalam konvensi internasional tentang keanekaragaman hayati dan pengendalian spesies invasive,” imbuh Sugeng.
Dia mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan jika menemukan ikan aligator. Kegiatan pemusnahan tersebut diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan.
“Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sudah menemukan dan warga yang sudah sudi untuk laporan pada kami,” pungkas Sugeng. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono