Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tragis! Bocah SD di Situbondo Tewas Tenggelam Saat Mandi di Kubangan Sawah

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 10 Maret 2026 | 20:28 WIB

PERISTIWA MAUT: Anggota Polsek Bungatan meninjau sungai tempat korban mandi di Dusun Tegal Mulyo, Desa Pasir Putih, Kecamtan Bungatan, Minggu lalu (8/3).
PERISTIWA MAUT: Anggota Polsek Bungatan meninjau sungai tempat korban mandi di Dusun Tegal Mulyo, Desa Pasir Putih, Kecamtan Bungatan, Minggu lalu (8/3).

RADARSITUBONDO.ID - Kubangan di persawahan Dusun Tegal Mulyo, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, memakan korban jiwa, Minggu lalu (8/3). Bocah yang nerbasib nahas tersebut adalah Zainul Hasan, 10, siswa aktif di SDN 1 Pasir Putih.

Ceritanya, tepat pada saat libur sekolah, Zainul dan teman sebayanya bermain di kubangan air, tidak jauh dari rumahnya. Hanya berjarak 200 meter. Sekitar pukul 10.00 Zainul sudah bermain di kubangan yang dalam hingga membuatnya  tenggelam.

Melihat Zainul tidak bisa berenang, teman-temannya hanya bisa berlari dan meminta tolong pada warga yang ada di area persawahan. Tak lama kemudian bertemu dengan Asmudi yang sedang mencari rumput di area persawahan.

Melihat tangisan anak-anak minta tolong, Asmadi langsung menuju lokasi dan mengevakuasi Zainul dari dalam jurang berisi air. Zainul dibopong lalu dibawa ke puskesmas Bungatan. Begitu tiba di lokasi, nyawa Zainul sudah tidak bisa tertolong.

Dari hasil pemeriksaan luar, nakes Puskesmas Bungatan menerangkan tidak ada tanda-tanda dugaan kekerasan terhadap Zainul. Dia dinyatakan meninggal akibat tenggelam. Ini dibuktikan perut Zainul membesar juga keluar bintik busa pada hidung.

Kapolsek Bungatan Iptu Liskurahman menerangkan, jenazah anak SD tersebut langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. Orang tua korban tidak berkenan untuk melakukan uji lab. Dia menyadari putranya meninggal akibat kecelakaan.

“Jenazah dimakamkan hari itu juga, sekitar pukul 14.00. Kami sekabagai anggota polisi juga ikut prihatin atas musibah yang menimpa orang tua Zainul. Semoga yang ditinggalkan bisa sabar menerima kenyataan” pungkas Liskuirahman. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #anak tenggelam