Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Anggaran DBHCHT Rp 6 Miliar Dibangunkan PJU di 262 Titik

Iwan Feriyanto • Rabu, 8 November 2023 | 13:00 WIB
BERTAHAP : Petugas Dishub Situbondo melakukan pemasangan tiang dan lampu  PJU, di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Selasa (7/11) kemarin.
BERTAHAP : Petugas Dishub Situbondo melakukan pemasangan tiang dan lampu  PJU, di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Selasa (7/11) kemarin.

RadarSitubondo.id  – Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di Kota Santri terus dilakukan Pemkab Situbondo.

Tahun ini misalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) telah mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2023 untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sehingga, penerangan jalan di wilayah Kota Santri kini semakin merata.

Kepala Dishub Situbondo, Rikwan Sugihartono mengatakan, pemasangan lampu PJU mulai dilaksanakan sejak bulan Oktober hingga akhir bulan November 2023. Total ada 262 titik lokasi yang dipasangi PJU.

“Pemasangan PJU poros kecamatan ini mulai dilaksanakan pada Oktober 2023 dan diperkirakan pada akhir November rampung. Sebelum dikerjakan kami melakukan survei semua akses jalan di daerah yang masih membutuhkan penerangan," ujarnya, Selasa (7/11) kemarin.

Pria yang akrab disapa Rikwan itu menyebutkan, ada sembilan kecamatan yang sedang dilakukan pemasangan lampu PJU. Terdiri dari Kecamatan Kendit, Besuki, Mlandingan.

Kemudian Kecamatan Mangaran, Kecamatan Kapongan, Panji dan Kecamatan Jangkar.

“Sembilan kecamatan ini memang sangat membutuhkan penerangan jalan. Karena tahun sebelumnya pemasangan PJU juga sudah dilaksanakan di kecamatan lainnya. Untuk menentukan pemasangan titik PJU, kita melakukan survei dulu,”ungkapnya.

Dijelaskan, pemasangan PJU di jalan utama yang merupakan poros kecamatan, diharapkan dapat mempermudah mobilisasi warga.

Khususnya bagi petani tembakau agar bisa merasakan manfaat dari adanya lampu tersebut.

“Dengan adanya penerangan lampu jalan ini, aktivitas warga umum dan khususnya petani tembakau bisa lebih nyaman. Adanya penerangan yang memadai juga memberikan rasa aman bagi masyarakat,”imbuhnya.

Rikwan menambahkan, program pemasangan lampu PJU juga sudah dilaksanakan tahun 2022 lalu.

Setidaknya ada ratusan titik ruas jalan di Kabupaten Situbondo yang dipasangi PJU anggaran dari DBHCHT.

“Tahun 2022 itu ada 200 titik yang sudah dilaksanakan pemasangan PJU. Oleh karena itu, kami berharap dengan adanya kegiatan pemasangan PJU ini, bisa mengurangi dan terhindar dari kecelakaan serta dapat mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas,” harapnya.

Sementara itu, salah satu warga Kapongan, Ari Dimas mengatakan, adanya penerangan jalan umum sangat bermanfaat untuk masyarakat.

Sebab, akan mempermudah lalu lintas pengendara dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

“Alhamdulillah, dengan adanya pemasangan lampu PJU ini kami sangat senang. Jadi kita bisa jauh lebih aman dan tidak lagi kesulitan kalau keluar malam karena telah tersedia penerangan yang cukup,” ucapnya.

Dimas mengatakan, jika ketersediaan lampu penerangan minim, maka rawan terjadi kecelakaan dan tindakan kriminal.

“Penerangan jalan di kecamatan maupun desa memang sangat dibutuhkan oleh warga. Banyak manfaatnya,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #pju #listrik #DBH CHT #Pemkab Situbondo