Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

SMPN 1 Panarukan Dapat Penghargaan dari Pemkab Berkat Inovasi ‘Peta Calon Juragan’

Iwan Feriyanto • Kamis, 21 Desember 2023 | 02:15 WIB
INOVATIF: Kepala Sekolah SMPN 1 Panarukan, Dwi Sukwantoro menerima penyerahan penghagraan dari wakil bupati Nyai Khoirani, di Pendopo Aryo Situbondo, Minggu (17/12) lalu.
INOVATIF: Kepala Sekolah SMPN 1 Panarukan, Dwi Sukwantoro menerima penyerahan penghagraan dari wakil bupati Nyai Khoirani, di Pendopo Aryo Situbondo, Minggu (17/12) lalu.

PANARUKAN, RadarSitubondo.id – Program inovasi Peningkatan Kreativitas Siswa melalui Camilan Olahan dan Jajan Hasil Laut (Peta Calon Juragan) di SMPN 1 Panarukan mendapat penghargaan dari Pemkab Situbondo.

Program ini dinilai mampu membangun jiwa usaha para siswa.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani di halaman belakang Pendapa Aryo Situbondo, Minggu malam (17/12) lalu dalam acara ‘Gebyar Festival Inovasi Daerah’.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi serja kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Situbondo.

Kepala SMPN 1 Panarukan, Dwi Sukwantoro mengatakan, setidaknya siswa dan siswi SMPN 1 Panarukan saat ini tidak hanya menguasai mata pelajaran di bangku kelas saja.

Namun mereka mendapat bekal keterampilan dalam dunia usaha.

“Kami berinovasi dengan cara memberikan keterampilan. Tujuannya agar siswa memiliki nilai tambah dari keterampilan yang dimiliki untuk dapat membangun usaha melalui cara konvensional maupun secara digital,” ujarnya, Selasa (19/12).

Dwi menjelaskan, para peserta didik dilatih untuk dapat terampil mengelola potensi sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

Khusus di wilayah Kecamatan Panarukan identik dengan sumber daya ikan. Sehingga bahan tersebut dijadikan bahan dasar olahan produk makanan.

“Sekolah melibatkan sejumlah pengusaha agar mereka dapat memberikan bekal dan melatih para siswa untuk belajar mengolah ikan. Dari bekal tersebut diharapkan siswa memiliki jiwa entrepreneur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi menyatakan, bekal keterampilan tersebut sangat penting. Apalagi rata-rata wali murid banyak yang berprofesi sebagai nelayan.

Maka, diharapkan peserta didik ini dapat mengembangkan profesi orang tuanya.

“Sekolah bekerjasama dengan orang tua siswa sebagai penyedia bahan. Sekolah membeli ikan yang berhasil ditangkap oleh wali murid. Ikan tersebut kemudian diolah menjadi produk yang bisa dijual,” katanya.

Selain itu, Dwi menyebutkan, olahan ikan tersebut sudah mulai dipasarkan melalui kegiatan bazar sekolah oleh siswa dan siswi SMPN 1 Panarukan.

Dari kegiatan tersebut nyatanya banyak produk yang laku terjual. 

“Uang yang didapatkan itu dikumpulkan ke bendahara sekolah. Dari hasil tersebut tidak hanya digunakan untuk mengembangkan usaha, namun dipakai untuk membeli sepatu dan kebutuhan pendidikan lainnya untuk siswa yang membutuhkan,” jelasnya.

Perlu diketahui, sejumlah siswa dan siswi SMPN 1 Panarukan juga menjadi salah satu peserta lomba video Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Mereka berhasil mengalahkan ribuan peserta lain yang berasal dari lembaga pendidikan se Indonesia.

Berkat keberhasilannya tersebut, beberapa siswa tersebut diundang ke kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam waktu dekat ini. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#SMPN 1 #inovasi #Pemkab Situbondo #penghargaan