Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dzikir Basmalah 1 Miliar di Pergantian Tahun Baru, Disebut Pengajian dengan Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah Situbondo

Iwan Feriyanto • Rabu, 3 Januari 2024 | 02:07 WIB
PADAT: Puluhan ribu jamaah pengajian memenuhi area alun-alun Situbondo, Minggu malam (31/12) lalu.
PADAT: Puluhan ribu jamaah pengajian memenuhi area alun-alun Situbondo, Minggu malam (31/12) lalu.

RadarSitubondo.id – Alun-alun Kota Santri benar-benar menjadi lautan manusia dalam pengajian malam pergantian tahun baru 2024, Minggu malam (31/12) lalu.

Sejumlah pihak menyebut, inilah acara dengan jumlah hadirin terbanyak sepanjang sejarah pagelaran pengajian di Kabupaten Situbondo.

Menjadi maklum kalau warga Kabupaten Situbondo tertarik untuk hadir langsung ke Alun-alun Kota Santri saat malam pergantian tahun baru 2024.

Karena, Pemkab Situbondo menggelar ‘pengajian dan doa bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara’ yang menghadirkan Majelis Sokorajje yang dipimpin langsung KHR Azaim Ibrahimy.

Peserta pengajian tak hanya memadati Alun-alun Kota.

Tapi juga di jalan-jalan utama yang ada di sekitarnya. 

Puluhan ribu warga menyemut sejak habis magrib.

Keadaan inilah yang membuat Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) kemudian menyerahkan penghargaan kepada Bupati Karna Suswandi karena berhasil menggelar pembacaan dzikir basmalah dengan peserta terbanyak mencapai 37.982 orang.

Representatif Museum Rekor Indonesia (MURI), Sri Widayati mengatakan, ada 1 miliar pembacaan dzikir basmalah saat malam pergantian tahun baru yang dilakukan oleh 37.982 orang.

“Pembacaan dzikir basmalah resmi tercatat di museum rekor dunia ke 11.491. Semula panitia menyampaikan ada sebanyak 35.635 peserta, namun setelah diverifikasi ternyata jumlahnya mencapai 37.982 peserta,” ucapnya.

Sri Widayati menerangkan bahwa piagam penghargaan rekor MURI diberikan kepada pemrakarsa dan penyelenggara kegiatan, yakni Bupati Situbondo, Drs J Karna Suswandi serta pengasuh Pondok Pesantren Pondok Pesantren (ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Azaim Ibrahimy.

Sri sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemkab Situbondo. Diharapkan acara serupa juga dapat digelar di daerah lain untuk memperingati pergantian tahun.

“Kegiatan positif ini semoga bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain agar melakukan kegiatan yang positif di penghujung tahun,” pungkasnya. (wan/pri/adv)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #tahun baru #Bung karna #Pemkab Situbondo