ASEMBAGUS, RadarSitubondo.id – Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Asembagus melakukan berbagai upaya agar musim giling tahun ini berhasil.
Salah satunya adalah rutin melaksanakan pembinaan dan edukasi kepada petani tebu, serta bantuan permodalan usaha melalui perbankan dan penyediaan pupuk non subsidi.
Humas PG Asembagus, Bimo mengatakan, perusahaan rutin setiap periodik melakukan pembinaan turun ke lapangan menemui petani.
Ini dilakukan dalam rangka meningkatkan produktifitas tanaman tebu.
"Kami rutin turun pada petani untuk melakukan pembinaan dan edukasi. Kegiatan ini sebagai upaya untuk mempersiapkan bahan baku berkualitas pada musim giling tahun 2024," ujarnya, Minggu (14/1) kemarin kepada wartawan koran ini.
Dia mengatakan, petani sebagai mitra perusahaan memiliki peran penting atas tersedianya bahan baku yang mumpuni.
Selain membantu persediaan tebu, juga dapat memperlancar proses produksi gula.
"Ujung tombak dalam produksi gula ini ada di petani. Maka kami bersama petani berupaya bagaimana produksi tebu bisa maksimal. Sehingga nantinya sama-sama bisa saling untung," jelasnya.
Dikatakan, petani tebu yang menjadi binaan PG Asembagus totalnya mencapai 870 orang.
Sedangkan luas lahan yang tersedia mencapai 5.000 hektar.
Selain itu, Bimo mengatakan, pihaknya berupaya memberikan kemudahan ketersediaan modal usaha untuk para petani.
Yakni dengan cara menggandeng pihak perbankan sebagai pemilik modal.
"Rekomendasi kredit modal usaha petani ini jumlahnya mencapai Rp24 miliar," ungkapnya.
Bahkan, Bimo mengatakan, kebutuhan petani terhadap pupuk pun tidak luput dari perhatian.
Perusahaan juga telah mempersiapkan ratusan ton pupuk yang nantinya dapat digunakan petani.
"Bantuan penyiapan sarana produksi pertanian, itu berupa penyediaan pupuk non subsidi sebanyak 650 ton kerjasama dengan PT. Petro Kimia Gresik," pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono