RadarSitubondo.id - Sapi-sapi yang digembala di Taman Nasional (TN) Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo seringkali dikeluhkan pengguna jalan.
Sebab, hewan ternak itu sering tiba-tiba melintas ke tengah jalan raya Hutan Baluran.
Tak ayal, sapi yang tiba-tiba nyelonong di tengah jalan itu, kerap membuat pengguna jalan panik lantaran sangat membahayakan.
Ratusan sapi yang dilepasliarkan oleh pemiliknya perlu ditertibkan. Setidaknya, pemilik atau penggembalanya tidak lalai dalam menjaganya di kawasan TN Baluran.
"Kami tahu ini adalah milik warga Kampung Merak. Tapi harus dijaga agar tidak mengganggu pengendara yang melintas," kata Pepeng salah satu pengendara motor, Minggu (11/2).
Menurut Pepeng, selain sapi-sapi ini gangguan di lokasi tersebut sudah cukup banyak.
Di antaranya, banyaknya monyet yang menepi ke pinggir jalan dan sulit diusir ke dalam hutan.
“Setidaknya sapi yang bisa diatur ini bisa dikondisikan jangan sampai menyeberang jalan. Kalau monyet sudah kami maklumi karena sulit diatur," tegas Pepeng.
Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Johan Setiawan menjelaskan, pihaknya memang memiliki inisiatif untuk melarang warga melepasliarkan sapi.
Namun, pihak Taman Nasional Baluran masih mencari cara untuk menertibkan.
"Sapi itu murni peliharaan warga Merak. Jumlahnya ribuan. Jadi kami masih mencari formulasi untuk meminimalisir masuknya sapi ke jalan raya," pungkas Johan. (hum/pri)
Editor : Salis Ali Muhyidin