Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dikira Bangkai Ular, Tubuh yang Tertimpa Pohon Diameter 1,5 Meter Itu Ternyata Pencari Rumput yang Hilang di Hutan Baluran Situbondo

Iwan Feriyanto • Rabu, 29 Mei 2024 | 16:02 WIB
EVAKUASI: Petugas membawa jenazah Misnayu menggunakan kantong mayat, di area hutan Taman Nasional Baluran, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Selasa (28/5).
EVAKUASI: Petugas membawa jenazah Misnayu menggunakan kantong mayat, di area hutan Taman Nasional Baluran, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Selasa (28/5).

RadarSitubondo.id – Pencarian terhadap Misnayu, warga yang dilaporkan hilang saat mencari rumput di Taman nasional Baluran Situbondo, berakhir.

Ini setelah warga Dusun Curah Temu, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, itu ditemukan meninggal dunia, Selasa (28/5).

Tubuhnya ditemukan tertimpa pohon gebang berdiameter 1,5 meter di Taman Nasional Baluran Situbondo.

Data yang diterima Jawa Pos Radar Situbondo, jenazah Misnayu pertama kali diketahui oleh kerabatnya, Surya Jendra Kusuma.

Dia mencium bau busuk saat memasuki area semak belukar di dalam hutan Taman Nasional Baluran.

“Saat melewati lokasi tercium bau busuk. Awalnya dikira bangkai ular atau binatang buas. Jadi saya pergi untuk memanggil warga karena takut,“ ucap Surya.

Dia menjelaskan, beberapa saat kemudian dirinya bersama warga kembali mendatangi tempat yang tercium bau busuk. Sebab, aroma tidak sedap itu membuat dirinya penasaran.

“Kemudian dicek kembali ke lokasi ternyata ada mayat yang sudah dikerumuni lalat posisi tertelungkup tertimpa pohon Gebang yang tumbang berdiameter kurang lebih 1,5 meter,” jelas Surya.

Sementara itu, Koordinator Pusat Data dan Laporan (Pusdalop) BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, saat penemuan mayat dirinya sedang berada di lokasi berbeda.

Namun ada informasi yang tersebar kepada anggota, sehingga semua petugas menuju lokasi penemuan mayat.

“Kita menghubungi pihak keluarga untuk memastikan mayat tersebut . Setelah pihak keluarga mengecek ke lokasi dan memastikan bahwa mayat tersebut adalah Pak Misnayu yang beberapa hari ini dilakukan pencarian, petugas pun langsung mengevakuasi,” ucapnya.

Dikatakan, proses evakuasi membutuhkan cukup banyak waktu. Sebab, petugas harus memotong batang pohon terlebih sebelum mayat Misnayu dipindahkan.

“Keluarga langsung membawa pulang jenazah menggunakan ambulance ke rumah duku untuk segera dimakamkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, upaya pencarian Misnayu,68, warga Dusun Curah Temu, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih yang dilaporkan hilang saat mencari ruput, belum juga membuahkan hasil hingga hari kedua, Senin (27/5).

Sejumlah anggota Tim SAR Banyuwangi ikut membantu melakukan pencarian. Namun masih nihil. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #banyuputih #ular #tertimpa pohon #bangkai #binatang buas #pencari rumput #meninggal dunia #hilang #hutan #taman nasional #baluran