RadarSitubondo.id - Jika mendengar kata Taman Nasional (TN) Baluran Situbondo mungkin yang terbayang adalah tempat wisata alam.
TN Baluran memang terkenal dengan keindahan alam yang luar biasa. Bahkan Baluran dijuluki sebagai Africa van Java karena identik dengan padang savana.
Padang savana yang ada di Baluran disebut savana bekol, inilah yang menjadi daya tarik Baluran.
Terutama saat musim kemarau, vibes Baluran benar-benar seperti di Afrika.
Namun tahukah kalian di salah satu sisi Baluran ada tempat yang dikenal angker. Kawasan itu bernama curah tangis, tempat ini berada di jalan pantura.
Kerap kali terdengar suara tangisan atau sosok yang muncul dan dilihat oleh pengendara yang melintas.
Kendati terkenal angker, tempat ini kerap didatangi oleh beberapa wisatawan.
"Biasanya ada bawa kamera kesana mas. Tapi gak sampai turun ke curah (sungainya) cuma di atas karena uji nyali sekitar jam 11 malam ke atas," kata Fuad, warga sekitar TN Baluran kepada RadarSitubondo.id, Selasa, 11 Juni 2024.
Dikutip dari Radar Banyuwangi, kisah mistis ini dahulu karena ada seorang gadis yang dibunuh di tempat tersebut.
Disebutkan, suara tangisan itu berasal dari kisah masa lalu tentang tragedi yang terjadi di Curah Tangis.
Dahulu ada seorang Gadis yang menunggu kekasihnya datang di tempat tersebut.
Namun, saat kekasihnya datang justru mendorong perempuan tersebut masuk ke jurang.
Kepala gadis itu pecah karena terbentur batu dan tewas. Sehingga arwahnya disebut-sebut menghuni Jurang Tangis. (*)
Editor : Edy Supriyono