Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Yason Silvanus Pengacara Muda Peduli Orang Tak Punya

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 7 Agustus 2024 | 04:31 WIB

 

RadarSitubondo.id - Yason Silvanus, salah satu pengacara muda di Kabupaten Situbondo, sudah cukup terkenal.

Salah satu kasus yang membuat namanya dilirik banyak orang adalah mengawal kasus pembunuhan (alm) Suada, warga Desa Olean, Kecamatan/Kota Situbondo.

Dia juga berhasil mengawal kasus penipuan hingga Rp 7 miliar yang dialami Andre Nugoroho, Warga Kecamatan Panji.

Advokat Dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Nawasena dan Associates itu mengatakan, profesi yang diembannya membuat dirinya sibuk mengawal hak-hak orang yang perlu diperjuangkan.

Seperti mendampingi korban penipuan, orang teraniaya dan kasus lain yang sifatnya berhadapan dengan hukum.

“Sebagai advokat, hal yang membuat bangga saya adalah ketika mengungkap kasus, sehingga orang yang datang ke saya bisa terbantu dan bisa mendapatkan keadilan,” ujar Yason, kemarin (6/8).

Selama beracara di Kota Santri, ada beberapa kasus yang membuat nama Yason melejit.

Salah satunya membongkar mesteri pembunuhan (alm) Suada, warga Desa Olean, Kecamatan/Kota Situbondo.

”Suada dibunuh tahun 2020, sedangkan pelaku baru diringkus pada tahun 2023. Dalam kasus ini, Tolak selaku suami dari Suada hampir putus asa atas proses hukum yang memakan waktu lama. Tapi saya usaha agar pelaku diringkus, hasilnya pelaku divonis hukuman 20 tahun penjara,” katanya.

Saat mengawal kasus pembunuhan tersebut, pihaknya tidak meminta uang kontrak kepada suami korban.

Alasannya korban merupakan orang yang tidak mampu, lalu kisahnya cukup menyedihkan, sehingga Yason tergerak untuk membela dalam memberi pendampuingan hukum secara gratis.

“Karena saya melihat klien saya adalah orang kurang mampu, jadi saya membantunya murni nol rupiah. Kalau soal dikasi makan, dikasi rokok, ya dikasi lah, tapi untuk profit saya murni tidak meminta,” kata Yason.

Dalam menjelankan profesi sebagai pengacara, prinsip yang diutamakan adalah menolong orang-orang tidak mampu yang terdholimi.

Dengan begitu dia bisa menggunakan ilmunya untuk menolong orang yang kurang mampu.

“Contoh kasus ya yang dialami Tolak, kan kasihan sama Tolak, istrinya sudah dibunuh orang, yang membunuh tidak langsung ditangkap,” ucapnya.

Selain itu, Yason juga pernah menangani kasus penipuan dan penggelapan uang hingga mencapai Rp 7 miliar.

Berkat kegigihannya dalam mengawal kasus yang cukup rumit itu, dia mampu menggiring dua pelaku hingga dihukum di Rutan Situbondo.

“Kasus yang cukup rumit adalah kasus penipuan yang dialami klien saya Andre Nugroho, kerugiannya hingga Rp 7 miliar, tapi alhamdulillah pelaku bisa masuk penjara,” imbuh Yason.

Dia menegaskan, mengawal kasus butuh kejelian dan keberanian apalagi yang dilawan adalah orang-orang yang juga raja hukum.

Sebab bicara fakta hukum di Indonesia sudah cukup keruh. Semuanya serba dilobi.

“Kalau hukum memang jelas karena bergantung pada undang-undang, tapi untuk mencapai keadilan banyak penegak hukum yang harus ditegakkan,” pungas Yason. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#Yason Silvanus #pengacara #avj award 2024