Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tim Cagar Budaya Jatim Temukan Peradaban Hindu-Budha di Jatisari Situbondo

Iwan Feriyanto • Senin, 30 September 2024 | 15:24 WIB
LANGKA: Arkeolog, Cresentia Zita Octaviani meninjau situs batuan berlobang yang ada di Desa Jatisari, Arjasa, Situbondo, Minggu (29/9).
LANGKA: Arkeolog, Cresentia Zita Octaviani meninjau situs batuan berlobang yang ada di Desa Jatisari, Arjasa, Situbondo, Minggu (29/9).

RadarSitubondo.id – Tim pendataan cagar budaya Jawa Timur menemukan adanya peradaban Hindu-Budha klasik di Situbondo.

Ini dibuktikan dengan adanya Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tempayan berbahan batu dan fitur batu berlobang di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Minggu (29/9).

Salah satu Arkeolog,  Cresentia Zita Octaviani mengatakan, temuan ODCB kali ini berbeda dengan temuan yang dihasilkan di tempat lain.

Sebab, dari bentuk batu yang sudah terpahat jauh lebih rapi dan tertata.

“Sejauh ini dugaan kami pahatan itu menandakan bahwa di lokasi tersebut telah tersentuh masa klasik peradaban Hindu-Budha,” ujarnya.

Dijelaskan, pada masa metalik ini banyak kehidupan masyarakat mulai mengenal logam. Benda ini pun digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Salah satunya membuat ukiran batu dengan menggunakan benda tersebut.

“Pengerjaan yang rapi ini dilakukan dengan menggunakan alat yang mumpuni, seperti logam,”ucapnya.

Dia mencontohkan, situs batu berlobang yang ada di hamparan bukit tanah kering itu terbentuk sangat rapi.

Kemudian, dalam pembuatan lubang pada batu tersebut sangat sempurna. Selain dibuat dengan waktu tertentu, juga didukung dengan alat yang mumpuni.

“Kita lihat dari situs batu berlubang, itu bentuk lubangnya sangat sempurna. Terlihat adanya pahatan yang cukup luas terhampar di atas perbukitan, itu ada pahatan yang sangat rapi,” jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa Osin itu menduga, batuan hamparan tersebut direncanakan akan dibuat relief. Hanya saja pembuatan seni tersebut belum selesai dikerjakan. 

“Namun, apa yang kami sampaikan ini masih bentuk dugaan. Masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan ODCB tersebut serta peradaban di sekitarnya,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #cagar budaya #peradaban #benda kuno #hindu #tempayan #arjasa #Jatisari #budha