Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Nelayan Tanjung Pecinan Meradang Jalan Menuju Laut Ditutup Pemilik Tambak, Wadul DPRD Situbondo

Iwan Feriyanto • Minggu, 3 November 2024 | 01:00 WIB
HEARING: Anggota komisi III menerima kedatangan nelayan dari Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran di kanntor DPRD Situbondo, Jumat (1/11)
HEARING: Anggota komisi III menerima kedatangan nelayan dari Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran di kanntor DPRD Situbondo, Jumat (1/11)

RadarSitubondo.id – Puluhan warga Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran mendatangi kantor DPRD Situbondo, Jumat (1/11).

Mereka mengadu kesulitan yang dialami nelayan menuju laut. Sebab, jalan satu-satunya yang biasa dilalui mencari ikan ditutup oleh pengusaha tambak.

Para nelayan itu mendatangi kantor DPRD sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka baru bisa menyampaikan aspirasinya kepada anggota dewan sekitar pukul 12.00 WIB lebih.

Sebab, secara bersamaan, di internal lembaga tersebut sedang menggelar rapat bersama para anggota DPRD.

Salah satu warga, Sutijo mengatakan, kesulitan nelayan ini sudah terjadi sejak lama, sekitar empat tahun lalu.

Upaya nelayan untuk membuka jalan yang telah ditutup pemilik usaha tambak selalu gagal. Sehingga tidak ada jalan yang bisa dilewati menuju laut.

“Jadi, ada jalan yang biasa kita lewati menuju pantai. Tapi jalan itu sekarang ditutup oleh pemilik tambak,” ujarnya kepada wartawan di kantor DPRD Situbondo.

Dikatakan, kedatangannya di kantor wakil rakyat itu untuk meminta bantuan anggota dewan atas nasib yang dialami nelayan di Mangaran. Sehingga, kesulitan masalah akses yang terjadi saat ini bisa ada jalan keluar.

“Kami berharap anggota DPRD membantu persoalan kami di msyarakat. Karena kami sudah berupaya sedemikian rupa supaya jalan kembali di buka selama ini tapi belum juga membuahkan hasil,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Situbondo, Arifin menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan nelayan tersebut. Sebab, mereka benar-benar kesulitan untuk mencari ikan di laut.

“Kami akan meninjau dulu ke lapangan. Karena kami juga ingin tahu bagaimana sebenarnya kondisi yang terjadi,” jelasnya.

Arifin menjelaskan, dirinya membutuhkan sejumlah keterangan dari masalah tersebut. Seperti kronologi adanya8 tambak yang menutup jalan nelayan ke laut, serta keterangan lain yang menjadi dasar DPRD langkah apa yang akan dilakukan DPRD ke depan.

“Kami harap nelayan sabar menjaga diri dan tidak emosi. Kami akan bersama dinas terkait akan berupaya untuk mencari solusi yang terbaik,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #jalan ditutup #pemilik tambak #nelayan #DPRD Situbondo #pecinan