RADAR SITUBONDO – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) bersama Polres Situbondo akan menyisir beberapa kawasan lahan pertanian di Kabupaten Situbondo.
Ini untuk mengidentifikasi ketersediaan lahan pertanian yang dapat digunakan untuk produksi tanaman pangan seperti padi dan jagung serta tanaman pangan lainnya.
Kepala Bidang (kabid) Tanaman Pangan, Basmalah Budi Utama mengatakan, rencana penyisiran tanah sawah ini untuk menambah luas area produksi tanaman pangan di Situbondo. Utamanya produksi padi dan jagung. Sebab, daerah dituntut untuk meningkatkan produksi tanaman tersebut untuk mendukung program pemerintah pusat.
“Jadi pak presiden memerintahkan kepada jajaran Polri untuk turut serta menjaga kedaulatan pangan atau ketahanan pangan, khusunya di Situbondo. Pembahasan ini disampaikan melalui rapat yang digelar Polres hari ini,” ujarnya, Senin (4/11) kemarin saat dihubungi melalui panggilan telepon.
Pria yang akrab disapa Basmalah itu menebutkan, langkah konkrit yang akan dilakukan dinas segera mencari lokasi-lokasi tanah sawah yang dapat mendukung pengembangan tanaman pangan.
“Jadi, untuk sementara ini teman-teman Polres meminta untuk mengindetifikasi persoalan yang ada di lapangan terkait bagaimana meningkatkan produksi pangan. Kami pun juga akan segera mengindetifikasi terkait kondisi lahan tersebut,” jelasnya.
Dikatakan, identifikasi awal yang dilakukan Dispertangan mencakup beberapa hal. Yakni tanah sawah produktif yang dapat digunakan untuk mengembangkan tanaman padi dan jagung. Kemudian juga, mengindentifikasi tanah non produktif yang dapat dikelola untuk tanaman pangan.
“Kita mendeteksi atau memetakan lahan-lahan kritis di mana saja, lalu pekarangan yang tidak dipakai. Ini nantinya dicarikan solusi agar bisa digunakan untuk produksi tanaman pangan,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin