Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Warga Gunung Dieng Situbondo Keluhkan Truk Besar Melintas di Jalanan Sempit Panarukan

Iwan Feriyanto • Kamis, 7 November 2024 | 15:15 WIB
LAMPU MERAH PLN: Truk gandeng membawa tebu melintas di jalan Gunung Dieng, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Minggu (3/11).
LAMPU MERAH PLN: Truk gandeng membawa tebu melintas di jalan Gunung Dieng, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Minggu (3/11).

RADAR SITUBONDO – Lalu lintas kendaraan besar di jalan Gunung Dieng, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan dikeluhkan warga. Sebab, medan jalan yang sempit mengakibatkan macet serta khawatir menimbulkan kecelakaan.

Salah satu warga, Yanto mengatakan, lalu lintas di jalan Sumberkolak kadang kala mengkhawatirkan. Lokasi badan jalan yang kecil mulai banyak dilalui kendaraan angkutan besar. Parahnya, kendaraan tersebut beroperasi di jam produktif.

“Sekarang banyak kendaraan truk muat barang, muat pasir dan batu serta muat barang lainnya yang melintas. Padahal jalan di sini sempit, mereka justru memaksakan diri. Kan berbahaya,” ujarnya, Minggu (3/10) kemarin kepada wartwan koran ini.

Pria yang akrab disapa Yayan itu menyatakan, kendaraan besar seharusnya tidak melintas di jalan yang sempit. Ini untuk mencegah peristiwa yang tidak diinginkan.

“Lebih baik, jalan sempit itu tidak dilalui kendaraan besar. Karena keadaan jalannya tidak mumpuni. Coba kalau pas ada kendaraan itu lewat, separo badan jalan dimakan,” jelasnya.

Yayan mengaku kesal ketika kendaraan tersebut aktif beroperasi pada jam produktif. Karena banyak aktivitas warga, terutama anak sekolah. Akibatnya lalu lintas menjadi tidak lancar lantaran bergeraknya kendaraan tersebut lambat.

“Itulah yang bikin kami juga kesal. Kadang pas beroperasi jam masuk sekolah atau kantor bahkan siang dan sore hari. Ini kan menggangu. Kalau jalannya lebar enak, kan ini sempit masih dilalui,” ungkapnya.

Selain itu, pengendaran motor, Suharto meminta kepada pihak yang berwenang untuk membatasi lalu lintas kendaraan besar tersebut. Bahkan, jika memungkinkan dilarang melintas di jalan yang sempit.

“Kalau bisa mereka tidak beroperasi di waktu sedang aktivitas padat. Karena kalau mereka beroperasi, jalan di sini macet, bergeraknya lama,” ucapnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Gunung dieng #truk tebu #lalu lintas #jalan sempit #truk besar