RADAR SITUBONDO - Kepala pelaksana (kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto memastikan bahwa seluruh warga yang terdampak bencana alam akan mendapat bantuan.
Termasuk bantuan perbaikan rumah yang rusak total. Satu rumah dianggarkan Rp 15 juta.
Pria yang akrab disapa Sruwi itu mengatakan, bantuan perbaikan rumah sudah dibahas bersama DPRD, Senin (10/3) lalu.
Nominal bantuan juga sudah ditentukan dalam pertemuan tersebut.
"Jadi kami sudah menghadap DPRD. Bahwa untuk perbaikan rumah rusak total akan mendapat bantuan Rp 15 juta. Baik itu akibat banjir bandang maupun angin kencang," ujarnya, Jumat (14/3).
Sruwi menyampaikan, bantuan yang dikucurkan pemerintah tidak hanya fokus kepada rumah yang rusak total. Namun, beberapa rumah yang rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat juga akan diperbaiki.
"Kami sudah punya data rumah warga yang terdampak bencana. Baik yang disebarkan banjir bandang maupun angin kencang," jelasnya.
Bahkan, Sruwi menyatakan, hingga saat ini petugas BPBD terus melakukan pendataan di lapangan. Ini bertujuan agar semua korban bencana mendapat bantuan dari pemerintah.
"Kami juga melibatkan para camat dan kades. Mereka kami minta untuk mendata rumah warga yang terdampak bencana," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, salah satu warga di Kecamatan Kapongan mempertanyakan peran pemerintah terhadap korban angin puting beliung.
Sejak peristiwa itu terjadi pada bulan Februari hingga saat ini sangat minim sekali kepedulian yang diberikan.
Padahal dampak yang dirasakan korban juga besar, seperti rumah rusak. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin