Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Atap TK di Sumbermalang Situbondo Ambruk, Ini Jumlah Kerugiannya

Iwan Feriyanto • Sabtu, 5 April 2025 | 12:40 WIB

‎‎INVESTIGASI: Petugas BPBD Situbondo meninjau TK PGRI Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Jumat (4/4).
‎‎INVESTIGASI: Petugas BPBD Situbondo meninjau TK PGRI Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Jumat (4/4).
 

RADARSITUBONDO.ID – Gedung TK PGRI 14 di Dusun Tlogosari Selatan, Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, rusak berat.

Atap bangunan tersebut ambruk Jumat (4/4). Tidak ada korban jiwa atau korban luka dalam insiden tersebut, hanya saja kerugian material ditaksir mencapai Rp 350 juta. 

‎‎Atap TK itu ambruk sekitar pukul 10.45. Kuat dugaan konstruksi bangunan sudah lapuk sehingga tidak kuat menopang atap bangunan tersebut.

‎‎Koordinator Pusdalop pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriyono menceritakan, ambruknya atap TK itu awal mula diketahui oleh petugas kebersihan sekolah, yakni Wildan.

Saat itu dia sedang membersihkan sampah yang ada di halaman TK tersebut.

”Saat Pak Wildan hendak membersihkan ruangan sekolah, lalu dia dibikin terkejut setelah atap gedung tiba-tiba ambruk,” ujar Puriyono.

‎‎Mengetahui atap gedung TK ambruk, Wildan langsung menyelamatkan diri sehingga tidak sampai tertimpa material bangunan yang rusak. ‎

”Beruntung puing-puing atap sekolah yang ambruk tidak menimpa dia. Karena dia ada di tempat kejadian perkara (TKP) saat membersihkan sampah,” ucapnya.

‎‎Lebih lanjut, Puriyono mengatakan, peristiwa tersebut mengundang perhatian warga.

Warga yang mengetahui insiden itu langsung mendatangi TKP serta menghubungi petugas BPBD untuk meminta bantuan.

”Ada warga yang menghubungi petugas BPBD untuk membantu membersihkan dan mengidentifikasi kerusakan bangunan tersebut,” jelasnya.

‎Saat tiba di lokasi petugas langsung melakukan olah TKP. Saat peristiwa itu tidak ada hujan dan angin yang memicu insiden tersebut.

”Menurut keterangan Kepala TK PGRI 14 Hartiningsih, atap bangunan itu sudah kurang layak. Sehingga, ruangan tersebut tidak pernah dipakai untuk kegiatan belajar,” ungkapnya.

‎‎Puriyono menyatakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa itu. Hanya saja pihak sekolah mengalami kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.

”Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 350 juta. Gedung tersebut memiliki panjang 20 meter, lebar 16 meter, dan tinggi 6 meter,” pungkasnya. (wan/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Sumbermalang #gedung TK #atap ambruk