RADARSITUBONDO.ID - Sembilan lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di sebelah timur Alun-alun Kecamatan Besuki, Situbondo, hangus terbakar, Selasa (8/4).
Diduga kuat percikan api muncul dari korsleting listrik pada MCB (Miniature circuit breaker) tiang listrik dekat warung.
Kaposlek Besuki AKP Abdulllah menegaskan, berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan pada lokasi kebakaran ditemukan adanya penyebab kebakaran. Dugaan sementara adalah korsleting listrik pada bagian MCB.
“Kami dan petugas PLN sudah turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Tapi penyelidikan masih berlanjut,” tegas kapolsek Abdullah.
Koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono mengatakan, bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari.
Api terlihat kali pertama menguasai warung milik Musta’im Ramli yang berjualan es degan, lalu api membesar dan merembet ke warung yang lain.
“Menurut keterangan sejumlah saksi, saat kejadian masih sepi. Tapi saat api membesar mulai banyak orang dan disusul petugas pemadam yang datang melakukan pembasahan agar api tidak semakin meluas,” tegas Puriyono.
Kata Puriyono, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian yang dialami penjaga warung cukup besar. Dari hasil kaji cepat total kerugian akibat kebakaran sebanyak Rp 70 juta.
“Sembilan lapak PKL mengalami rusak berat, hingga total kerugian Rp 70 jutaan. Yang hangus terbakar warung soto, jualan mainan anak, warung basgor, es dega, seblak, dan warung jualan gorengan dan kopi,” pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin