Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

LDII Situbondo Sembelih 35 Sapi dan 29 Kambing Serentak di Sepuluh PC, Bagikan Ribuan Daging Kurban Kepada Warga

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 9 Juni 2025 | 04:47 WIB
ANTUSIAS : Sejumlah Pengurus Cabang (PC) dibantu pemuda LDII Kecamatan Kapongan melakukan penyembelihan hewan kurban, Jumat (6/6) lalu.
ANTUSIAS : Sejumlah Pengurus Cabang (PC) dibantu pemuda LDII Kecamatan Kapongan melakukan penyembelihan hewan kurban, Jumat (6/6) lalu.

RadarSitubondo.id - Semangat Idul Adha menjadi momen penting bagi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo. Jumat kemarin (6/6), ribuan daging kurban dibagikan kepada warga sekitar.

Dengan rasa syukur dan semangat kebersamaan, perayaan Idul Adha tahun ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antar warga dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dengan sesama.

Ketua LDII Kabupaten Situbondo, Arief Fadjar mengatakan, penyembelihan hewan kurban dilakukan serentak. Kemudian daging kurban tersebut dibagikan kepada warga sekitar yang tersebar di masing-masing Pengurus Cabang (Kecamatan).

'Alhamdulillah, tahun ini kami dapat memotong sebanyak 35 sapi dan 29 kambing. Sumbangan tersebut datangnya dari warga LDII,' ujar pria yang akrab disapa Arief tersebut.

Kata Arief, pembagian daging kurban oleh LDII merupakan kegiatan sosial yang positif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga bagian dari upaya untuk mengamalkan ajaran Islam tentang ibadah kurban.

Jadi, inilah yang dapat mendukung semangat berbagi untuk membangun ukhuwah, baik internal maupun untuk masyarakat luas khususnya di Situbondo hari ini.

Sehingga memiliki manfaat untuk orang lain.

'Semangat itu membuat kita berlomba-lomba untuk menyembelih hewan kurban, baik berupa sapi, domba maupun unta. Dan ada makna lainnya yaitu kerukunan, kekompakan dan kebersamaan kita, menjadi kekuatan yang luar biasa," ucap Arief.

Dia mengungkapkan, berkurban itu mengikuti sunnah Nabi Ibrahim, lalu diteruskan oleh Nabi Muhammad SAW.

Di mana saat itu Nabi Muhammad sempat berkurban selain untuk keluarga, juga untuk para sahabatnya.

'Mengingat pahalannya sedemikian besar sampai bulu halus dari hewan kurban tersebut, sudah termasuk pahala yang diterima oleh Allah. Demikian juga, sebelum darah kurban itu menetes atau menyentuh tanah pahalanya juga diterima oleh Allah,' katanya.

BERBAGI : Dewan Pembina LDII Kabupaten Situbondo, Agus Triono, melakukan pemotongan hewan kurban di halaman Masjid Nurul Haq, Jalan Anggrek Gg X Patokan Situbondo, Jumat (6/6) lalu.
BERBAGI : Dewan Pembina LDII Kabupaten Situbondo, Agus Triono, melakukan pemotongan hewan kurban di halaman Masjid Nurul Haq, Jalan Anggrek Gg X Patokan Situbondo, Jumat (6/6) lalu.

Sementara itu, Dewan Pembina LDII Situbondo, Agus Triono MPd, menambahkan, dengan bisa berkurban di momentum Idul Adha, sudah termasuk dalam kategori orang-orang muslim yang bertakwa.

Pasalnya, orang muslim yang bertakwa diyakini bisa untuk melakukan kurban meski bukan harus berupa seekor sapi.

'Kalau tidak berkurban ukuran ketakwaannya terus di mana?

Nabi Ibrahim saja kala itu siap untuk melaksanakan kurban anak kesayangannya yang tampan dan baru ketemu sehari untuk disembelih, meski pada akhirnya oleh Allah SWT digantikan oleh domba,' jelas Agus Triono. 

Pria yang akrab disapa Agus itu menyampaikan, bahwa setiap tahun memasuki momentum Idul Adha, jumlah hewan kurban yang disembelih LDII Situbondo dipastikan terus bertambah.

Ini disebabkan, kesadaran warga LDII terus bertambah, baik itu murni berasal dari tabungan atau dari pribadi warga LDII itu sendiri.

"Untuk itu, saya selalu menyarankan kepada warga LDII Situbondo dan masyarakat bahwa kita sudah banyak diberi nikmat oleh Allah SWT. Padahal yang menyelamatkan nanti adalah ketakwaan kita sendiri. Kalau kita bertakwa, maka akan selalu berbuat baik dan mampu memberikan inspirasi," ujarnya.

Agus menyebutkan, Allah sangat mencinta hambanya yang bertakwa, dan akan selalu mendapatkan perhatian dari-Nya. Sehingga, selama menjalani kehidupan di dunia, manusia akan selalu diberi keselamatan.

"Kita mobil punya, rumah punya, makan tidak kurang. Nah kalau kita tidak bisa berkurban setahun sekali minimal berupa kambing, lalu ukuran ketakwaan kita dimana," pungkasnya. (mg1/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo hari ini #idul adha #ldii situbondo #idul qurban