Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

OJK Jember Beri Pemahaman Literasi Keuangan kepada Pelajar Pentingnya Menabung Sejak Dini

Edy Supriyono • Rabu, 17 September 2025 | 02:00 WIB
MENERIMA BANTUAN – Beberapa siswa menerima bantuan non-tunai di Aula SMK Negeri 1 Panji, Situbondo, Selasa (16/9).
MENERIMA BANTUAN – Beberapa siswa menerima bantuan non-tunai di Aula SMK Negeri 1 Panji, Situbondo, Selasa (16/9).

RadarSitubondo.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember yang juga membawahi wilayah Situbondo memberikan edukasi literasi keuangan kepada pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/sederajat. Langkah tersebut bertujuan agar para siswa memahami pentingnya menabung dan menyisihkan sebagian uang sakunya.


Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, mengungkapkan bahwa kegiatan yang digelar lembaganya merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan sejak dini. “Dengan Gencarkan ini, para pelajar bisa mengetahui cara memanfaatkan uang dengan baik dan bijak, sehingga memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Mufid usai acara, Selasa (16/9).

Mufid mencontohkan pentingnya siswa untuk mulai menyisihkan uang saku mereka setiap hari. “Ini penting karena mereka bisa belajar menabung sejak dini untuk kebutuhan masa depan,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa kebiasaan menabung dari usia sekolah akan menjadi fondasi untuk tindakan keuangan yang lebih baik ke depannya. “Misalnya, ketika tabungan pelajar terus bertambah, mereka akan mulai berpikir untuk berinvestasi atau membuka usaha,” tambah Mufid.

Menurutnya, OJK terus mendorong peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan melalui program Gencarkan yang merupakan kolaborasi antara OJK dan kementerian terkait guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.“Literasi ini menjadi dasar kemampuan mengelola keuangan. Jika literasi keuangan rendah, dikhawatirkan mereka mudah tergiur dengan pinjaman digital yang belum tentu aman,” kata Mufid.

Dia juga menegaskan bahwa sasaran program Gencarkan tidak hanya pelajar, tetapi juga mahasiswa, pelaku UMKM, dan penyandang disabilitas. “Kegiatan hari ini kami selenggarakan bersama Bank Jatim Cabang Situbondo dan didukung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk pelajar SD, SMP, dan SMA,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi upaya edukasi literasi keuangan kepada pelajar.“Saya hadir karena program ini penting untuk mengubah mindset pelajar agar lebih bijak dalam mengelola keuangan,” tuturnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #ojk #literasi keuangan