RADARSITUBONDO.ID - Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Bhayangkara Polres Situbondo menggelar pertemuan dengan Kapolres Situbondo, di Hotel Sidomuncul 2, Kamis (13/11).
Giat tersebut diisi dialog terbuka seputar permasalahan yang kerap terjadi di Kota Santri.
Acara diawali dengan pembukaan hingga sambutan dari ketua Pokdar Kamtibmas, H. Ismail dan Kepolres Situbondo, AKBP Rezi Darmawan.
Pada akhir acara ditutup dengan foto bersama dan dialog terbuka antara anggota pokdar kamtibmas bersama Kapolres Situbondo.
Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, mengapresiasi acara silaturahim Pokdar Kamtibmas Bhayangkara.
Dia menekankan bahwa penegakan hukum akan berlaku untuk semua kalangan. Pokdar Kamtibmas dapat membantu menyambungkan masyarakat dengan Polres Situbondo.
"Kamtibmas bukan hanya urusan kepolisian saja, tapi urusan semua orang. Tapi polisi punya tanggung jawab keamanan," kata Rezi, dalam sambutannya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan jika ada masalah keamanan di lingkungan sekitar.
"Jika ada lokasi marak narkoba, maka langsung dilaporkan. Hal lain tentang ada budaya baru, bisa dilaporkan juga," imbuh Rezi.
Kata Kapolres Rezi, keamanan sangat penting untuk dijaga. Sebab jika situasi tidak kondusif bakal menghambat adanya jargon situbondon naik kelas.
“Misalnya gini, ada satu tempat yang sering terjadi pembegalan, pencurian, maka akan membuat orang takut untuk datang,” ucap Rezi.
Dikatakan, bahwa Polres juga memiliki program Astacita, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ke depan keberdaan Pokdar Kamtibmas dapat menjadi bagian dari Polres dan bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Semoga Pokdar Kamtibmas bermarwah dan membangakan bagi masyarakat Situbondo," papar Rezi.
Ketua Pokdar Kamtibmas Polres Situbondo H. Ismail, mengaku sudah keliling ke 17 Kecamatan untuk membentuk pengurus. Nama-nama yang sudah terpilih diajukan ke Kapolsek masing-masing untuk direkrut.
“Kami sudah keliling ke 17 polsek, dalam membentuk pokdar kamtibmas. Masing-masing sudah kami tawarkan dan pengerekrutan sudah sesuai dengan kesepakatan kapolsek,” ungkap H. Ismail.
Kata dia, keberadaan Kopdar Kamtibmas merupakan bumper polri dalam menekan terjadinya tindakan kriminal di Kota Situbondo.
Kopdar Kamtibmas juga bisa disebut kepanjangan tangan dari polres situbondo dalam menciptakan Situbondo yang kondusif.
“Pokdar merupakan bamper polri. Jadi keinginan dari pokdar adalah menekan adanya kerusuhan di tingkat desa. Kalau bisa setiap ada masalah bisa ditangani secara kekeluargaan tanpa harus selalu meja hukum,” tegas H. Ismail.
Kasat Binmas Polres Situbondo, AKP Djembadi menerangkan bahwa Kopdar Kamtibmas bukan sesuatu yang baru.
Kopdar Kamtibmas sudah didirikan tahun 2005, dan saat ini sudah berada di beberapa polres, termasuk di Situbondo.
“Situbondo sendiri baru dua bulan lalu yang dibentuk dan diresmikan, pertemuan formasl dengan polres baru terlaksana sejak diagendakan satu bulan lalu,” pungkas Jembadi. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono