Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Seribu Pohon Ditanam Serentak di Situbondo, Aksi Ekoteologi Kemenag Warnai HAB ke-80

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 30 Desember 2025 | 20:30 WIB
PEDULI LINGKUNGAN: Kepala Kantor Kemenag Situbondo, Muhammad Mudhofar menanam pohon dalam acara ekoteologi, Selasa (30/12).
PEDULI LINGKUNGAN: Kepala Kantor Kemenag Situbondo, Muhammad Mudhofar menanam pohon dalam acara ekoteologi, Selasa (30/12).

RADARSITUBONDO.ID – Sedikitnya seribu pohon ditanam secara serentak di tiga titik berbeda di Kabupaten Situbondo, Selasa (30/12). Aksi tersebut merupakan bagian dari acara ‘Ekoteologi’ yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026.

Lokasi pertama penanaman seribu pohon berada di wilayah tengah, tepatnya di halaman Masjid Al Azhar, Desa Semekan, Kecamatan Kendit. Lokasi kedua berada di wilayah barat, yakni di halaman Pondok Pesantren Al Munir, Banyuglugur. Sementara lokasi ketiga berada di wilayah timur, di halaman Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Paras Nangka, Kecamatan Jangkar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Muhammad Mudhofar menegaskan bahwa kegiatan Ekoteologi merupakan wujud nyata komitmen lembaga yang dipimpinnya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup yang terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan. “Pelaksanaan ekoteologi tidak semata-mata sebagai program institusi, tetapi harus tumbuh dari kesadaran diri seluruh pegawai kementerian agama,” terangnya saat memberikan sambutan.

Dia menegaskan bahwa semangat ekoteologi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan tempat tinggal pegawai, Kantor Urusan Agama, maupun di madrasah. “Semua agama mengajarkan cinta kepada sesama manusia dan alam sekitarnya. Program ini merupakan aksi nyata Kementerian Agama yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan penanaman seribu pohon di wilayah tengah dihadiri oleh seluruh pejabat di lingkungan Kemenag Situbondo, Camat Kendit, unsur Kodim dan Polsek Kendit, para Kepala KUA, Kepala Satuan Kerja, serta para Penyuluh Agama.

Camat Kendit, Zulkarnain Amrullah, dalam sambutannya mengapresiasi Kantor Kemenag Situbondo. Dia menilai kegiatan ekoteologi memberikan dampak positif bagi masyarakat. Apalagi, Kecamatan Kendit merupakan wilayah yang setiap tahun rawan bencana banjir, sehingga upaya pelestarian lingkungan menjadi kebutuhan yang sangat penting.

 “Bumi yang kita injak hari ini bukan warisan dari kakek moyang kita, melainkan pinjaman dari anak cucu kita. Oleh karena itu, kita wajib merawatnya,” tegasnya. Ia berharap program ekoteologi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, karena tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan ekonomi masyarakat. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#HAB 2025 #kemenag situbondo