RADARSITUBONDO.ID - Bus Lorena bernopol B 7126 PGA terguling di Jalan Raya Hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih, Selasa lalu (20/1) sekitar pukul 16.30. Diduga kuat akibat jalan licin terkena hujan. Akibat insiden tersebut lima penumpang mengalami luka-luka.
Kecelakaan tunggal bermula saat bus yang dikemudi Alam Abdullah, 42, warga Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), melaju dari arah Banyuwangi ke Surabaya. Begitu tiba di Tekok Abu, Baluran, bus tergelincir.
“Laka tunggal, mungkin bus terlalu ke pinggir sehingga terbalik ke jurang, bisa jadi karena sopirnya ngantuk. Kaca bus belakang dan pinggir pecah. Bus nya guling dua kali,” kata Hainor, salah satu relawan TN Baluran, Rabu (21/1).
Pria 40 tahun itu menerangkan, penumpang yang berada di dalam hanya mengalami luka-luka ringan. Namun mereka sempat panik karena sulit untuk keluar dari bus. Beruntung Tim Relawan Baluran kompak sehingga para penumpang ditarik dari dalam bus.
“Penumpangnya banyak yang luka-luka, tapi hanya luka ringan, kalau sopir dan keneknya ya juga luka-luka. Alhamdulillah luka ringan semua. Para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Banyuputih,” tutur Hainor.
Saat bus berada di pinggir jalan, banyak pengemudi yang berhenti untuk melihat kondisi korban. Itu yang mengakibatkan jalan sempat macet, tapi hanya sebentar. Sebab anggota Satlantas segera datang dan melakukan evakuasi.
“Sebelum ada anggota jalan sempat macet, begitu polisi datang pengendara yang berhenti untuk menonton langsung diusir agar jalan tidak macet,” tutup Hainor.
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, personel Satlantas langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban dan pengaturan arus lalu lintas.
"Anggota kami membawa korban ke rumah sakit dan juga mengatur arus lalu lintas agar tidak macet," ujar Kasat Lantas Nanang Hendra.
Dia menegaskan, bus yang mengalami kerusakan cukup serius masih diamankan di Pos Polisi Baluran. Bagi para penumpang langsung dioper ke bus lain untuk segera tiba di lokasi tujuan, bagi sopir dan kenek masih dimintai keterangan. "Kejadiannya hari selasa sampai saat ini bus masih ada di Kantor Pos Polisi Baluran," tutup Nanang. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono