Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Uji Sandar Sukses, Pelabuhan Panarukan Situbondo Segera Beroperasi Penuh

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 4 Februari 2026 - 20:09 WIB
PERSIAPAN: Kapal pengangkut melakukan uji sandar sebagai tahapan akhir sebelum Pelabuhan Panarukan dioperasikan secara penuh, Kamis (29/1).
PERSIAPAN: Kapal pengangkut melakukan uji sandar sebagai tahapan akhir sebelum Pelabuhan Panarukan dioperasikan secara penuh, Kamis (29/1).

RADARSITUBONDO.ID – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan kesiapan operasional dermaga Pelabuhan Panarukan, Kecamatan Panarukan, Situbondo. Kepastian tersebut disampaikan setelah uji sandar kapal dinyatakan sukses.

Uji sandar kapal di Pelabuhan Panarukan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1) lalu merupakan tahapan akhir sebelum pelabuhan dioperasikan secara penuh. “Uji sandar ini merupakan bagian penting untuk menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto.

Menurut Herland, salah satu indikator kelayakan operasional Dermaga Panarukan adalah kelancaran proses bongkar muat serta pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut. “Kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT Pertamina Port & Logistics melakukan olah gerak sandar dan lepas untuk menguji kondisi konstruksi dermaga, sistem tambat, kekuatan fender, serta konektivitas dengan fasilitas darat,” tambahnya.

Herland optimistis keberhasilan uji sandar ini dapat memperkuat peran Pelabuhan Panarukan dalam mendukung distribusi logistik, memperlancar mobilitas penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Jawa Timur, khususnya Situbondo.

“Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memperkuat rantai pasok di kawasan pesisir Jawa Timur,” tuturnya.

Seiring peningkatan kapasitas dan kesiapan operasional dermaga, aktivitas kepelabuhanan di Panarukan diproyeksikan akan semakin padat. Frekuensi kedatangan kapal, termasuk kapal berkapasitas hingga 1.000 DWT, serta arus barang diperkirakan meningkat signifikan. “Oleh karena itu, kami berharap seluruh proses pelayanan kepelabuhanan, perizinan, dan pengawasan dapat terus dipercepat tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas layanan,” ujarnya.

Selama proses uji sandar, kedua kapal berhasil melakukan manuver dengan aman dan lancar sesuai standar operasional prosedur. Pelabuhan Panarukan sendiri memiliki dimensi dermaga sepanjang 176,5 meter dengan lebar 10 meter, trestle sepanjang 452 meter dengan lebar 7 meter, serta causeway sepanjang 925 meter. “Pembangunan awal pelabuhan dimulai pada 2008 dan dikembangkan pada 2011–2012, dengan penambahan kantor pelabuhan pada 2019,” jelasnya.

Herland juga menegaskan bahwa rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pekerja sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah. “Rehabilitasi segmen dermaga 2 dengan ukuran sekitar 107 x 10 meter persegi serta fasilitas darat pada Tahun Anggaran 2025 dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, keselamatan, dan kinerja operasional pelabuhan,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #pelabuhan panarukan