Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bakar Sampah Saat Jam Pelayanan, Warga Protes Puskesmas Widoropayung Besuki

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 20 Februari 2026 | 19:34 WIB
DEPAN PINTU: Sepeda terparkir di depan pagar gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Widoropayung, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jumat (20/2).
DEPAN PINTU: Sepeda terparkir di depan pagar gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Widoropayung, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jumat (20/2).

RADARSITUBONDO.ID — Pembakaran sampah hingga menimbulkan polusi udara di halaman Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Widoropayung, Kecamatan Besuki, Situbondo, dikeluhkan warga. Pasalnya, prilaku tersebut dilakukan saat jam pasien dan pengunjung ramai. Sehingga, dinilai mengganggu dan berpotensi membahayakan.

Kejadian tersebut terjadi beberapa hari lalu saat seorang pasien hendak melakukan pemeriksaan di Puskesmas Widoropayung. Namun setibanya di lokasi, ia justru melihat adanya pembakaran sampah di halaman sehingga asap masuk ke ruangan dan mengganggu kenyamanan pasien.

“Waktu itu saya datang untuk periksa dan menunggu di bangku antrean, tiba-tiba sampah di halaman dibakar dan asap masuk ke ruangan,” kata salah satu pasien yang namanya enggan disebutkan, Jumat (20/2).

Dia menjelaskan saat itu puskesmas sedang ramai pasien yang hendak berobat. Sangat disayangkan apabila membakar sampah sembarangan. Halaman seharusnya steril dari hal yang membahayakan kondisi pasien, terlebih bagi penderita batuk atau sesak napas.

“Iya, sangat mengganggu dan tidak tepat karena fasilitas kesehatan kok melakukan seperti itu,” jelasnya.

Perempuan itu menegaskan seharusnya petugas kesehatan lebih memperhatikan keselamatan banyak orang, terlebih tindakan tersebut dilakukan saat jam operasional. “Bagi orang sehat saja asap itu berbahaya, apalagi bagi orang sakit. Coba bayangkan ada pasien yang sedang menderita sesak napas, sangat membahayakan,” tegasnya.

Dia juga menyebut orang sakit seharusnya menghindari asap rokok maupun asap kendaraan, namun justru di puskesmas terjadi pembakaran sampah yang mengganggu banyak orang. “Malah meski asapnya banyak tetap dibiarkan sampai mati sendiri,” ujarnya.

Dia berharap ada perbaikan ke depan. Sebab, puskesmas merupakan tempat masyarakat mencari layanan kesehatan sehingga harus lebih bijak saat bertindak, terutama pada jam operasional dan ketika banyak pasien berobat. “Harus lebih bijak lagi karena mereka adalah orang-orang yang peduli terhadap kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Widoropayung Besuki, Rizal Ismuryanda, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar seminggu lalu dan murni kesalahan pihak puskesmas. “Saya sudah memberikan teguran kepada petugas, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi. Saya mohon maaf,” ujarnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#bakar sampah #Puskesmas Widoropayung Besuki