Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Darurat Sampah! Produksi Capai 300 Ton per Hari, Situbondo Belum Punya Alat Pengolahan

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 24 Februari 2026 | 21:38 WIB

MENGGUNUNG: Setiap hari ada 300 ton sampah yang ditimbun ke TPA. Sampah itu berasal dari masyarakat khususnya di daerah perkotaan.
MENGGUNUNG: Setiap hari ada 300 ton sampah yang ditimbun ke TPA. Sampah itu berasal dari masyarakat khususnya di daerah perkotaan.

RADARSITUBONDO.ID - Kabupaten Situbondo hingga saat ini masih belum punya alat pengolahan sampah. Sehingga, hingga saat ini sampah di Kota Santri masih hanya bisa ditimbun terus menerus ke tempat pembuangan akhir  (TPA) di Desa Siliwung, Kecamatan Panji.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, dr. Sandi Hendrayono mengatakan, setiap hari ada 300 ton sampah yang ditimbun ke TPA. Sampah itu berasal dari masyarakat khususnya di daerah perkotaan.

"Produksi sampah di Situbondo, per hari 300 ton. Sampai saat ini kita belum punya alat pengolahan sampah sehingga hanya ditumpuk saja," ujar dr. Sandi Hendrayono, Senin (23/2).

Kata dr. Sandi, armada dan tenaga kebersihan masih belum cukup untuk mengangkut sampah yang ada di masyarakat. Sehingga, para petugas kebersihan harus ekstra dalam bekerja.

"Armada dan petugas kebersihan yang kami miliki masih sangat minim ya. Sehingga petugas kami harus bekerja ekstra," tegasnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Situbondo ini mengajak masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik yang kemudian diolah menjadi bahan bermanfaat seperti sampah organik bisa diolah menjadi pupuk.

"Kalau sampah anorganik seperti plastik, kertas, bisa didaur ulang menjadi bahan kerajinan tangan, seperti tas dan lainnya," tegasnya.

Sandi mengapresiasi fatwa MUI yang mengharamkan membuang sampah sembarangan atau membuang sampah ke sungai atau ke laut. Menurutnya, fatwa tersebut sangat membantu agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

"Fatwa MUI sangat membantu mengatasi sampah. Karena masyarakat membuang sampah pada tempatnya, tidak lagi mengotori sungai atau laut," imbuhnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#sampah menumpuk #dlh situbondo