RADARSITUBONDO.ID - Para pegiat ronda sahur diimbau tidak membuat kegaduhan Kamtibmas selama bulan Ramadan. Hindari segala bentuk yang membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain. Itu disampaikan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Rabu (25/2).
Dia mengatakan, selama bulan Ramadan para pemuda dilarang bermain petasan, sebab dapat membahayakan bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Apalagi petasan hasil garapan sendiri.
“Selama Ramadan dilarang main petasan atau mercon, apalagi membuat petasan sendiri,” ungkap Kapolres Bayu.
Kata dia, pada saat ronda sahur warga dilarang menggunakan sound system, apalagi diiringi dengan kegiatan konvoi menggunakan knalpot brong. Hal tersebut dianggap tidak murni membangunkan orang untuk sahur namun hanya untuk bergurau di jalan. Bisa memicu terjadinya gangguan kamtibmas.
“Selama bulan Ramadan juga kami mohon kesadaran remaja agar tidak melaksanakan balap liar, baik pada sore hari maupun malam hari” tegas Kapolres Bayu.
Dikatakan, selama bulan Ramadan cukup banyak kegiatan pemuda yang perlu dilarang dan harus dihindari. Lain lagi kegiatan aksi perang sarung yang terjadi pada saat momen ronda sahur. Perang sahur antar pemuda dari lain daerah berpotensi menimbulkan pertengkaran.
“Perang sahur, lomba lari tengah malam, memang biasa terjadi pada bulan ramdhan. Kebiasaan itu harus dicegah demi kondusivitas Kabupaten Situbondo,” pungkas Kapolres Bayu. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono