Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Gara-Gara Saling Tatap Saat Patroli Sahur, Dua Kelompok Remaja Tawuran di Panji!

Moh Humaidi Hidayatullah • Minggu, 1 Maret 2026 | 21:26 WIB

PEMBINAAN: Dua kelompok remaja asal Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, dan Panji Kidul, Kecamatan Panji, dimediasi di Mapolres Situbondo, Sabtu lalu (28/2).
PEMBINAAN: Dua kelompok remaja asal Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, dan Panji Kidul, Kecamatan Panji, dimediasi di Mapolres Situbondo, Sabtu lalu (28/2).

RADARSITUBONDO.ID - Dua kelompok remaja terlibat tawuran di Desa Panji Kidul, kecamatan Panji, Sabtu lalu (28/2). Kini konflik antar pemuda Desa Panji Kidul dengan pemuda Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, berhasil diselesaikan dalam mediasi di Mapolres Situbondo.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, melalui Kasatreskrim AKP Agung Hartawan mengatakan, dua kelompok remaja terlibat tawuran disebabkan hal sepele. Yaitu ke dua kelompok tersinggung hanya karena saling tatap di jalan.

“Hanya gara-gara saling tatap pas ketemu di jalan, dua kelompok patrol terlibat tawuran. Aksi saling serang terjadi di tiga tempat dalam semalam. Bahkan, salah satu remaja sempat memukulkan gitar hingga menyebabkan luka bocor di kepala pihak lawan,” ungkap Agung, Minggu (1/3).

Kata dia, warga Desa Panji Kidul yang resah dengan insiden tersebut langsung bergerak, mengamankan para remaja. Selanjutnya kedua belah pihak langsung diserahkan ke polisi agar diproses lebih lanjut.

Remaja yang terlibat bentrok pada Sabtu dini hari langsung dipanggil ke Mapolres Situbondo pada pukul 15.30. Mereka diberi ruang untuk mediasi secara kekeluargaan. Selain itu semua orang tua remaja juga dihadirkan.

"Kami segera kumpulkan kedua pihak agar masalah tidak berkepanjangan. Kami ingin mereka sadar bahwa tawuran hanya merugikan diri sendiri dan keluarga. Alhamdulillah, melalui mediasi ini, kedua kelompok sepakat untuk berdamai," ujar AKP Agung.

Kedua belah pihak akhirnya saling meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Mereka menandatangani surat pernyataan untuk tidak saling menuntut secara hukum maupun ganti rugi biaya pengobatan.

"Kami titip pesan kepada para orang tua, tolong lebih ketat mengawasi anak-anaknya saat jam malam. Niatnya baik untuk patroli sahur, tapi kalau tidak dipantau bisa salah jalan berbuat onar di jalanan," pungkas AKP Agung. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#polres situbondo #tawuran #patrol sahur