Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Angin Kencang dan Hujan Deras Hantam Wonorejo Banyuputih, Balai Tani Roboh Total!

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 4 Maret 2026 | 20:22 WIB

GOTONG ROYONG: Sejumlah warga membantu membersihkan puing-puing bangunan Kelompok Tani (Poktan) di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Rabu (3/2).
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga membantu membersihkan puing-puing bangunan Kelompok Tani (Poktan) di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Rabu (3/2).

RADARSITUBONDO.ID - Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Selasa (3/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibatnya, empat bangunan warga mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo (BPBD), disebutkan bahwa peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang turun sejak beberapa jam sebelumnya. Hujan juga disertai angin kencang hingga menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah warga.

Lokasi terdampak berada di Dusun Jelun RT 016 RW 003 dan Dusun Kendal, Desa Wonorejo. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, empat bangunan terdampak dan mengalami kerusakan,” kata Puriono dari Pusdalops-PB Situbondo, Rabu (4/3).

Dia menjelaskan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Secara keseluruhan, satu bangunan mengalami rusak berat dan tiga bangunan lainnya rusak ringan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Bangunan yang mengalami kerusakan terparah adalah balai pertemuan Kelompok Tani Barokah yang ambruk total. “Kerusakan terparah dialami balai pertemuan Kelompok Tani Barokah yang roboh total,” tambahnya.

Bangunan semi permanen berukuran 7 x 4 x 3 meter itu diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Namun, data tersebut masih bersifat sementara dan dimungkinkan bertambah.

Selain itu, dapur milik Santoso, warga Dusun Kendal RT 004 RW 002, mengalami kerusakan ringan setelah genting runtuh akibat terpaan angin kencang. Kerugian ditaksir sekitar Rp 400 ribu.

Kerusakan serupa juga terjadi pada dapur rumah Alex Santoso dan Mondo Wurmanto di Dusun Kendal RT 007 RW 004. Keduanya tertimpa pohon tumbang saat angin kencang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Total kerugian masing-masing diperkirakan Rp 1 juta dan Rp 500 ribu.

“Saat kejadian, Ketua Kelompok Tani Barokah, Siswoyo, berada di rumah dan baru mengetahui bangunan tersebut roboh keesokan paginya setelah hujan reda,” jelasnya.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Situbondo dan sekitarnya. Apalagi dalam beberapa hari terakhir, hujan kerap turun pada malam hari.

“Kami mengimbau masyarakat Situbondo agar tetap waspada dan berhati-hati karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, terutama saat malam hari,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #hujan deras #angin kencang