RADARSITUBONDO.ID - Polres Situbondo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo, Jumat (6/3). Selain itu, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, mengimbau para pedagang agar tidak menimbun bahan pokok penting, yang akrab disebut sembako.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menegaskan, agar para pedagang berperan aktif mengawasi lingkungan sekitar. Saling menjaga satu sama lain agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri.
"Apabila masyarakat melihat atau mencurigai adanya praktik penimbunan sembako, maupun gangguan Kamtibmas lainnya, jangan ragu untuk melapor melalui Call Center 110,” tegas AKBP Bayu.
Dia menerangkan, dari hasil blusukan dan dialog dengan para pedagang, didapatkan hasil seluruh stok kebutuhan pokok di pasar tradisional Situbondo melimpah dan tidak ada tanda-tanda kelangkaan.
“Dari hasil pengecekan bersama tim gabungan, kami pastikan stok bahan pokok untuk wilayah Situbondo dalam kondisi yang sangat aman. Masyarakat tidak perlu panik apalagi sampai memborong barang berlebihan (panic buying). Belanja lah seperlunya saja, kami pastikan dan jamin tidak ada kelangkaan barang di bulan puasa ini," ujar AKBP Bayu.
Komoditas pangan terpantau normal dan terjangkau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, harganya juga stabil. Beras medium berada di angka Rp 13 ribu, gula pasir Rp 16.500, Minyakita Rp 15.700/liter.
“Untuk kebutuhan lauk hewani, daging sapi stabil di harga Rp 130 ribu per kg, disusul daging ayam ras Rp 37 ribu per kg, dan telur ayam ras Rp 31 ribu per kg. Jadi semuanya normal,” tutup Kapolres Bayu. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono