RADARSITUBONDO.ID - Polres Situbondo bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan melakukan inpeksi mendadak (sidak) terminal bus Situbondo, Selasa, (17/3). Hasilnya, ditemukan tujuh pengemudi mengalami hipertensi (darah tinggi) dan tiga orang menderita diabetes.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuar Sidiqie menegaskan, tujuan operasi hanya ingin memastikan keselamatan penumpang dan pemudik dengan memeriksa kesehatan sopir dan kelaikan kendaraan.
"Kami juga melakukan cek narkoba, tapi semua sopir negatif. Tujuh sopir hanya mengalami hipertensi, dan tiga sopir alami diabetes," tutur AKBP Bayu.
Dalam pelaksanaannya, Polres Situbondo menggandeng Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Panji. Ketiganya bekerjasama dalam memberikan pelayanan yang prima kepada sopir dan penumpang.
"Pengemudi yang ditemukam pusing sudah diberi obat, dan dimotivasi agar tetap menjaga kesehatan selama mengemudi," tegas Bayu.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemui kendala di jalan atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan darurat.
"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan polisi atau melihat hal-hal yang mencurigakan, silakan hubungi Call Center 110. Layanan ini tersedia 24 jam,"pungkas Bayu. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono