RADARSITUBONDO.ID - Nasib nahas dialami Arkus, 40, warga Dusun Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Senin lalu (16/3). Sebab sapi limosin miliknya tewas dijagal maling dan hanya diberi sisa tulang dan usus. Kerugian kurang lebih Rp 16 jutaan.
Informasi dihimpun Koran Jawa Pos Radar Situbondo, sapi Limosin betina usia 16 bulan tersebut dipelihara Ramlawati, 45, warga Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Kebetulan kandang sapi berdekatan dengan tambak.
Sapi diketahui hilang sekitar pukul 5.30. Saat itu Ramlawati hendak memberi pakan sapi. Begitu tiba di kandang kaget karena sapi yang semula dua pasang tinggal satu ekor. Saat dicari satu ekor sapi sudah ditemukan dalam keadaan dijagal. Lokasi penyembelihan tidak jauh dari kandang sapi.
Aksi maling yang melakukan pencurian tampak mahir dalam menguliti sapi. Terbukti sapi yang dijagal hanya tinggal tulang, dan usus. Cara mengambilan daging juga tampak rapi.
"Itu hanya disisain tulang, malingnya terlalu sadis. Kenapa tidak dibawa sapinya saja. Itu kalau dijual laku Rp 16 juta," ujar Ramlawati.
Kapolsek Mangaran AKP Iwan Sumatri, membenarkan pencurian daging tersebut. Pihaknya sudah turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Korban dan saksi sudah dimintai keterangan, pelaku masih dalam penyelidikan. Ke depan kami mengimbau warga ahar lebih hati-hati mendekati hari raya," pungkas AKP Iwan. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono