RADARSITUBONDO.ID - One Piece 1190 menghadirkan salah satu momen paling penting di Final Saga. Scopper Gaban, mantan tangan kiri Gol D. Roger, berhasil melakukan sesuatu yang selama ini nyaris mustahil dilakukan karakter lain yakni melukai Nerona Imu secara langsung.
Meski tidak mampu mengalahkan Raja Dunia, aksi Gaban membuka ruang bagi Luffy untuk bangkit sekaligus memberikan petunjuk baru tentang penggunaan Haoshoku Haki. Bab ini juga memperlihatkan bahwa Gaban kemungkinan mengetahui lebih banyak rahasia tentang Joy Boy dibanding yang selama ini terungkap.
Gaban Membebaskan Luffy dan Langsung Mengujinya
Setelah berhasil melepaskan Luffy dari pengaruh pedang-pedang Imu, terutama Vohu, Gaban tidak memberikan simpati kepada kapten Topi Jerami.
Sebaliknya, ia langsung menegur Luffy yang harus diselamatkan oleh seorang pria tua yang sudah terluka.
Bagi Gaban, gelar Raja Bajak Laut bukan simbol kejayaan yang nyaman dinikmati. Posisi itu membuat seseorang menjadi target seluruh dunia. Semakin tinggi seseorang berdiri, semakin banyak pihak yang ingin menjatuhkannya.
Karena itu, ucapan Gaban lebih terdengar seperti ujian mental daripada nasihat biasa.
Baca Juga: Scopper Gaban Ungkap Kelemahan Luffy dan Misteri Lengan Kiri yang Terus Berulang di One Piece
Pendekatan tersebut sejalan dengan pola perkembangan karakter Luffy sepanjang cerita. Dalam banyak momen penting, Luffy justru tumbuh setelah menghadapi tantangan keras, bukan melalui dorongan yang menenangkan.
Gaban Seolah Mengingatkan Pelajaran Lama Luffy
Ada kesan bahwa Gaban sedang memaksa Luffy kembali memahami konsekuensi dari mimpinya sendiri.
Di tahap akhir cerita, Luffy tidak lagi hanya memimpin kru Topi Jerami. Ia kini menjadi simbol harapan bagi banyak pihak yang menentang Pemerintah Dunia.
Beban itulah yang tampaknya ingin disadarkan kembali oleh Gaban sebelum pertarungan memasuki fase yang lebih berbahaya.
Petunjuk Baru Mengenai Joy Boy dan Laugh Tale
Salah satu dialog paling menarik dalam bab ini terjadi ketika Gaban bertanya kepada Imu apakah sosok Luffy mengingatkannya pada Joy Boy.
Respons Imu langsung berubah. Ia mempertanyakan bagaimana Gaban bisa mengetahui hal tersebut.
Jawaban Gaban mengarah pada informasi yang berasal dari Joy Boy sendiri.
Pernyataan singkat itu memiliki dampak besar terhadap lore One Piece.
Selama ini pembaca hanya mengetahui bahwa Bajak Laut Roger menemukan kebenaran dunia di Laugh Tale. Namun dialog tersebut memberi indikasi bahwa Roger dan krunya mungkin memperoleh informasi yang jauh lebih rinci mengenai Joy Boy, Imu, serta peristiwa yang terjadi pada Abad Kekosongan.
Bajak Laut Roger Mungkin Sudah Mengetahui Sosok Penerus Joy Boy
Jika Imu rela turun langsung dari Mary Geoise untuk menghadapi Luffy, tindakan tersebut dapat dibaca sebagai petunjuk penting.
Bagi Gaban, kehadiran Imu di medan perang bisa menjadi bukti bahwa Luffy memiliki posisi yang sangat spesial dalam konflik akhir dunia One Piece.
Sudut pandang ini menarik karena memperkuat dugaan lama bahwa Roger dan krunya sebenarnya sudah mengetahui akan munculnya sosok penerus yang tidak lahir pada era mereka.
Imu Batuk Darah Sebelum Terkena Serangan Langsung
Detail lain yang memancing perhatian pembaca adalah kondisi Imu ketika Gaban mulai membahas Joy Boy dan mimpi Roger.
Pada momen tersebut, Imu terlihat batuk darah meski belum menerima serangan telak.
Fakta ini memunculkan spekulasi baru mengenai kondisi fisik Raja Dunia.
Belum ada penjelasan resmi dari Eiichiro Oda mengenai penyebabnya. Namun muncul dugaan bahwa Imu memiliki keterbatasan tertentu saat berada jauh dari Mary Geoise.
Jika teori tersebut benar, maka konflik di Elbaph mungkin sedang memaksa Imu bertarung dalam kondisi yang tidak ideal.
Haoshoku Haki Gaban Akhirnya Diperlihatkan
Puncak bab terjadi ketika Gaban melancarkan serangan balasan.
Sebelum menyerang, gelombang Haoshoku Haki miliknya menyebar ke berbagai arah dan menghantam Imu yang tengah mempersiapkan teknik Stigma.
Dampaknya langsung terlihat. Darah kembali keluar dari sisi mulut Imu.
Momen ini menjadi penting karena menghubungkan kembali nasihat Gaban kepada Luffy pada bab-bab sebelumnya mengenai cara menggunakan Haki secara efektif.
Alih-alih sekadar menjelaskan teori, Gaban menunjukkan penerapan nyata di medan tempur.
Yachitakeru Berhasil Menembus Pertahanan Imu
Setelah itu, Gaban mengaktifkan teknik Yachitakeru yang menghasilkan badai tebasan dari dua kapaknya.
Imu membalas menggunakan pedang Honebami Toshiro.
Benturan keduanya menghasilkan gelombang kehancuran yang begitu besar hingga sebagian batang Pohon Adam terpotong dan runtuh ke Underworld.
Dalam pertukaran serangan tersebut, Imu terlihat mengalami luka pada bagian pelipis.
Untuk pertama kalinya dalam pertarungan ini, Gaban berhasil memberikan bukti bahwa Raja Dunia masih bisa dilukai.
Scopper Gaban Tumbang, Tetapi Tujuannya Tercapai
Meski berhasil melukai Imu, Gaban tetap berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.
Sebelumnya ia sudah menerima luka akibat serangan Gunko. Selain itu, ia juga sempat mengeluhkan kondisi persendiannya yang tidak lagi sekuat masa muda.
Bab kemudian ditutup dengan kondisi tragis.
Tangan kiri Scopper Gaban terpotong dan tubuhnya terkapar setelah menghadapi Imu.
Namun hasil pertarungan tidak sepenuhnya berpihak kepada Raja Dunia.
Gaban berhasil mencapai beberapa tujuan penting:
- Membebaskan Luffy dari ancaman langsung Imu.
- Mengalihkan fokus Imu.
- Memperlihatkan kemampuan Haoshoku Haki tingkat tinggi.
- Membuktikan bahwa Imu masih dapat dilukai.
- Memberikan pelajaran langsung kepada Luffy tentang penggunaan Haki.
- Pengorbanan Gaban Bisa Menjadi Titik Balik Final Saga
Nilai terbesar dari pertarungan ini kemungkinan bukan terletak pada luka yang diterima Imu.
Yang lebih penting adalah warisan pengetahuan yang ditinggalkan Gaban kepada Luffy.
Sejak kemunculannya di Elbaph, Gaban terus menekankan bahwa kekuatan tidak hanya ditentukan oleh besarnya Haki, tetapi juga cara menggunakannya.
One Piece 1190 menjadi demonstrasi paling jelas dari pesan tersebut.
Jika Luffy berhasil memahami pelajaran yang diperlihatkan Gaban dalam pertarungan ini, maka kehilangan tangan kiri sang mantan tangan kiri Raja Bajak Laut bisa menjadi salah satu pengorbanan paling menentukan dalam Final Saga.
Bukan karena Gaban hampir mengalahkan Imu, melainkan karena ia mungkin baru saja membuka jalan bagi Luffy untuk mencapai level kekuatan berikutnya!!
Disclaimer: Artikel ini mengandung pembahasan dan analisis berdasarkan perkembangan terbaru manga One Piece. Sebagian isi berupa interpretasi terhadap adegan dan dialog yang belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Eiichiro Oda maupun pihak penerbit. Detail cerita dapat berubah seiring rilis chapter berikutnya. Pembaca disarankan mengikuti sumber resmi untuk memperoleh informasi terbaru dan akurat.
Editor : Agung Sedana