7 Kontroversi GTA 6, dari Harga hingga Kotak Tanpa Disc

Agung Sedana • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 15:53 WIB
GTA 6.
GTA 6.

RADARSITUBONDO.ID - Grand Theft Auto 6 (GTA 6) belum resmi dirilis, tetapi game besutan Rockstar Games ini sudah dikelilingi sejumlah kontroversi. Mulai dari penundaan jadwal rilis, harga yang mencapai US$79,99, keputusan menjual versi fisik tanpa disc, belum hadirnya versi PC saat peluncuran, hingga kebocoran gameplay yang sempat menghebohkan komunitas.

Di sisi lain, kontroversi terbaru justru datang dari hal yang tidak berkaitan langsung dengan kekerasan atau kriminalitas dalam game. Mekanisme hubungan antara dua karakter utama, Jason dan Lucia, memicu perdebatan di media sosial karena pemain disebut perlu menjaga hubungan keduanya melalui sejumlah aktivitas.

Berikut sejumlah isu yang paling banyak menjadi perhatian menjelang peluncuran GTA 6 pada 19 November 2026.

1. GTA 6 Sudah Dua Kali Mengalami Perubahan Jadwal

Salah satu sumber kontroversi terbesar GTA 6 adalah lamanya penantian pemain. Ketika pertama kali diumumkan pada Desember 2023, GTA 6 ditargetkan meluncur pada 2025.

Namun, Rockstar kemudian mengumumkan bahwa game tersebut ditunda hingga 26 Mei 2026. Dalam pengumumannya pada Mei 2025, Rockstar mengatakan tambahan waktu diperlukan untuk menyelesaikan game sesuai standar kualitas yang mereka targetkan. Jadwal tersebut kembali berubah.

Baca Juga: Rahasia Waktu Rilis GTA 6, Pemain Xbox Bisa Mendahului PS5

Rockstar akhirnya menetapkan 19 November 2026 sebagai tanggal peluncuran. Tanggal tersebut kini tercantum di situs resmi Rockstar untuk versi PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.

Penundaan tersebut membuat waktu pengembangan GTA 6 menjadi sorotan karena GTA V sendiri telah dirilis pada 2013.

Dalam rapat pemegang saham Take-Two pada September 2026, seorang investor bahkan secara langsung mempertanyakan sejarah penundaan dan ekspektasi yang tidak terpenuhi kepada CEO Strauss Zelnick. Zelnick membela rekam jejak manajemen perusahaan sembari menekankan besarnya pencapaian franchise Grand Theft Auto.

2. Harga GTA 6 Mencapai US$79,99

Kontroversi berikutnya muncul ketika harga GTA 6 diumumkan. Take-Two menetapkan harga US$79,99 untuk Standard Edition. Sementara Ultimate Edition dibanderol US$99,99. Pengumuman tersebut membuat GTA 6 menjadi salah satu game besar yang masuk ke level harga US$80 untuk edisi standarnya.

Harga tersebut memicu perdebatan di kalangan gamer, terutama karena GTA 6 merupakan salah satu game yang paling dinantikan dalam satu dekade terakhir.

Di sisi lain, Rockstar dan Take-Two secara resmi memosisikan Ultimate Edition sebagai paket dengan tambahan kendaraan, senjata, pakaian dan berbagai konten yang berkaitan dengan perjalanan Jason dan Lucia.

Dengan demikian, perdebatan soal harga lebih berkaitan dengan ekspektasi konsumen terhadap harga game AAA baru daripada adanya perubahan harga yang tidak diumumkan.

3. Kotak Fisik GTA 6 Tidak Berisi Disc

Ini menjadi salah satu keputusan Rockstar yang paling banyak diperdebatkan. GTA 6 memang akan tersedia dalam versi fisik. Namun, kotak tersebut tidak berisi disc.

Menurut laman dukungan resmi Rockstar, versi fisik GTA 6 akan berisi kode untuk mengunduh game secara digital. Versi tersebut mulai tersedia pada 12 November 2026 untuk mendukung proses pre-load.

Keputusan ini memicu kekhawatiran sebagian gamer mengenai masa depan kepemilikan game secara fisik.

The Verge mencatat kritik bahwa media fisik memiliki fungsi yang berbeda dengan kode digital, terutama karena game fisik dapat dikoleksi, dijual kembali atau dipertahankan tanpa sepenuhnya bergantung pada akun dan toko digital.

Namun, Rockstar tetap menyebut produk tersebut sebagai versi fisik karena konsumen memperoleh kemasan fisik dari toko. Perbedaannya adalah isi kemasan tersebut berupa kode unduhan, bukan keping game.

4. Pemain PC Harus Menunggu

GTA 6 juga belum tersedia untuk PC pada hari peluncuran. Rockstar secara resmi mencantumkan PlayStation 5 dan Xbox Series X|S sebagai platform GTA 6 saat ini. Versi PC belum diumumkan tanggal rilisnya.

Keputusan tersebut kembali memunculkan perdebatan karena komunitas PC merupakan bagian besar dari pasar game.

Take-Two CEO Strauss Zelnick sebelumnya menjelaskan bahwa Rockstar memiliki pola merilis game terlebih dahulu di konsol, kemudian membawa judul tersebut ke platform lain. Ia mengatakan strategi perusahaan adalah melayani konsumen inti terlebih dahulu.

Dalam rapat pemegang saham terbaru, Zelnick kembali menegaskan semakin pentingnya platform PC, tetapi belum memberikan jadwal peluncuran GTA 6 untuk PC. Jadi, yang sudah pasti saat ini adalah GTA 6 tidak hadir di PC pada hari peluncuran. Tanggal versi PC masih belum diumumkan secara resmi.

5. Gameplay GTA 6 Bocor Sebelum Rockstar Siap Membagikannya

Kontroversi lain muncul ketika sejumlah video gameplay GTA 6 beredar secara ilegal di internet pada Agustus 2026. Rockstar kemudian mengeluarkan pernyataan yang menyebut kebocoran tersebut sebagai pengalaman yang menyakitkan bagi tim pengembang. Perusahaan juga meminta pemain menunggu hingga materi resmi dirilis.

Take-Two kemudian mengambil langkah hukum untuk mencari pihak yang diduga berada di balik penyebaran materi tersebut.

Los Angeles Times melaporkan bahwa Take-Two mengajukan subpoena terhadap Microsoft, Discord, X dan Google untuk membantu mengidentifikasi pihak yang terkait dengan kebocoran tersebut. Materi yang dipermasalahkan mencakup video, peta dan elemen lain dari game.

Kasus ini menjadi kontroversial karena bukan hanya menyangkut spoiler. Kebocoran juga membuka pertanyaan mengenai keamanan internal Rockstar dan bagaimana materi game yang belum dirilis dapat tersebar luas.

6. Kontroversi Hubungan Jason dan Lucia

GTA 6 juga menghadapi perdebatan yang cukup unik: kali ini bukan soal kekerasan, melainkan hubungan romantis dua karakter utamanya.

Jason dan Lucia merupakan pasangan dalam cerita GTA 6. Materi yang telah diperlihatkan Rockstar menunjukkan hubungan keduanya menjadi bagian penting dalam perjalanan cerita.

The Guardian melaporkan bahwa sejumlah pengguna media sosial, khususnya di TikTok, memperdebatkan mekanisme hubungan tersebut dengan istilah "micro-cheating" atau perselingkuhan kecil. Perdebatan muncul karena pemain disebut dapat melakukan aktivitas seperti berkencan, memberikan hadiah dan berkomunikasi dengan pasangan dalam game untuk mempertahankan hubungan Jason dan Lucia.

Perlu dicatat, kontroversi ini berasal dari perdebatan pengguna media sosial, bukan pernyataan Rockstar bahwa memainkan GTA 6 dapat dianggap sebagai perselingkuhan di dunia nyata.

Mekanisme hubungan dalam game sendiri bukan sesuatu yang baru. Game seperti The Sims dan Baldur's Gate 3 juga telah lama memiliki sistem hubungan atau romansa antarkarakter.

Yang membuat GTA 6 berbeda adalah skala popularitas franchise tersebut sehingga mekanisme tersebut mendapat perhatian jauh lebih besar.

7. Perselisihan Rockstar dengan Sejumlah Pekerja

Kontroversi yang lebih serius datang dari persoalan ketenagakerjaan di tubuh Rockstar. Pada 2025, sebanyak 31 pekerja Rockstar diberhentikan. Serikat IWGB kemudian menuduh pemecatan tersebut berkaitan dengan aktivitas serikat pekerja dan mengajukan persoalan tersebut ke pengadilan ketenagakerjaan.

Rockstar membantah tuduhan bahwa pemecatan tersebut berkaitan dengan aktivitas serikat.

Menurut pernyataan perusahaan yang dikutip The Guardian, pekerja yang diberhentikan disebut telah menyebarkan atau membicarakan informasi rahasia, termasuk fitur game yang akan datang, di forum publik. Rockstar menyatakan tindakan tersebut melanggar kebijakan perusahaan dan kewajiban hukum mereka. Perselisihan tersebut berlanjut pada 2026.

IWGB menyatakan sidang akhir perkara mengenai pemecatan 31 pekerja tersebut dimulai di Glasgow Employment Tribunal pada September 2026. Serikat menuduh para pekerja diberhentikan secara melanggar hukum dan ditargetkan karena aktivitas serikat.

Karena perkara masih menjadi perselisihan hukum, tuduhan dari serikat dan alasan yang diberikan Rockstar perlu diperlakukan sebagai posisi masing-masing pihak, bukan fakta hukum yang sudah diputuskan.

Editor : Agung Sedana
GTA 6