RadarSitubondo.id – Kondisi jalan rusak di Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, semakin lebar.
Meskipun sering kali dikeluhkan masyarakat, namun pemerintah tidak banyak bertindak.
Salah satu warga, Suherman mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi lama.
Bahkan, banyak masyarakat sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada pemerintah. Namun upaya itu belum juga membuahkan hasil.
“Kalau keluhan-keluhan sudah disampaikan. Bahkan waktu itu ada yang menyampaikan langsung kepada Dishub, tapi sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya, Senin (1/4).
Dikatakan, kebiasaan pemerintah ketika dikeluhkan masyarakat tidak banyak bertindak.
Namun ketika kasus itu viral, upaya perbaikan biasanya baru akan dikerjakan.
Suherman menyayangkan, minimnya tindakan pemerintah terhadap kondisi jalan rusak. Padahal jalan tersebut banyak dilalui kendaraan.
Terutama kendaraan yang akan memasuki Pelabuhan Jangkar.
“Padahal jalan ini akses menuju pelabuhan. Artinya banyak kendaraan luar Situbondo yang melintas. Seharusnya jalan tersebut mudah dilalui dan tidak ada yang rusak. Karena memudahkan kendaraan yang melintas,” ucapnya.
Selain itu, Pardi pengendara asal Madura mengatakan, kerusakan jalan menuju pelabuhan mengganggu pengendara motor. Kalau tidak fokus bisa terjatuh karena kondisi jalannya licin.
“Kalau musim kemarau meskipun rusaknya parah tidak masalah karena kondisi tanahnya kering. Tapi kalau pas musim hujan seperti ini, bisa bikin orang jatuh. Apalagi banyak pasir yang mengotori jalan lain,” ucapnya.
Pardi mengaku, dirinya baru pertama kali mengetahui ada jalan rusak yang terjadi di area pelabuhan.
Di daerah lain kondisi jalan yang dekat pelabuhan pasti bagus. Sehingga pengendara aman berkendara.
“Baru di Situbondo ada jalan yang menuju pelabuhan rusak. Seharusnya jalan menuju pelabuhan kualitasnya bagus dan tidak ada yang rusak. Kanapa harus bagus? karena untuk menjamin keselamatan pengendara,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin