RadarSitubondo.id – Satu unit bangunan milik Karman, 60, di Lingkungan Krajan, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, terbakar, Jumat (26/4).
Bangunan yang dijadikan tempat menjahit ‘TIRA’ itu terbakar akibat pemilik lupa mematikan kompor. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun pemilik mengalami kerugian belasan juta Rupiah.
Kasus tersebut bermula ketika anak Karman bernama Luice sedang menyalakan kompor untuk memasak air.
Namun, dia lupa mematikan kompor setelah air masak. Api itu kemudian menjalar ke tumpukan kain kain yang ada di sekitarnya.
Sehingga, kebakaran pun tidak dapat dibendung. Pemilik baru sadar ada kebakaran setelah muncul kepulan asap.
Koordinator Pusat Data dan Laporan (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono mengatakan, kasus kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Api sudah membakar sebagain isi ruangan tersebut.
"Kami tiba di tempat kejadian sudah banyak warga yang berupaya memadamkan api," ujarnya.
Puriyono mengatakan, ada dua armada mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan. Sehingga, pemadaman bisa cepat.
"Alhamdulilah tidak butuh waktu lama api akhirnya bisa dipadamkan," ucapnya.
Dia menambahkan, usai api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan olah TKP. Ini untuk mengetahui penyebabnya.
"Kebakaran terjadi diduga karena kelalain pemilik gedung lupa mematikan api ketika sedang memasak air," jelasnya.
Puriyono menambahkan, tidak ada korban luka ataupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja pemilik mengalami kerugian materi hingga mencapai Rp15 juta.
"Beberapa baju seragam beserta kain baru dan tumpukan kain milik pelanggan ikut terbakar," pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Bayu Saksono