Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dilalui Kendaraan Besar, Warga Jangkar Situbondo Protes Jalannya Hancur, Sudah Ada Korban: Kok Cuma Pelabuhan Terus yang Dipromosikan?

Muhammad Khoirul Rizal • Kamis, 2 Mei 2024 | 01:59 WIB
Kondisi jalan di Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Kondisi jalan di Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RadarSitubondo.id - Akses jalan menuju pelabuhan Jangkar Situbondo terus dikeluhkan warga setempat, Selasa (30/4).

Jalan tersebut bukan hanya akses utama menuju pelabuhan Jangkar.

Melainkan juga merupakan jalan penghubung bagi masyarakat Desa/Kecamatan Jangkar.

Lebih dari itu jalan tersebut merupakan jalan utama menuju wisata pantai Jangkar dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Akan tetapi saat ini kondisi jalan tersebut hancur, utamanya di pertigaan menuju pelabuhan Jangkar.

Bahkan dari pantauan, aspal di jalan itu sudah tidak ada lagi. Berganti dengan tanah.

Rakib, warga Jangkar mengatakan, jalan di Desanya itu sudah sejak lama rusak.

Ia menuangkan kurang responsifnya pihak terkait dan hanya fokus membenahi pelabuhan.

"Kok cuma pelabuhan terus yang dipromosikan, sedangkan jalannya tidak segera diperbaiki. Apalagi yang lewat truk fuso," beber Rakib.

Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan besar lalu lalang.

Itu menyusul adanya aktivitas pelabuhan Jangkar yang meningkat.

Karena saat ini pelabuhan Jangkar melayani rute pelayaran ke Lombok NTB dan sebaliknya.

Volume kendaraan yang meningkat inilah juga membuat beban jalan bertambah.

"Korban sudah banyak karena jalan rusak ini, kasian saya," tambahnya.

Menurutnya semua korban jalan rusak di Jangkar adalah pengendara roda dua.

Mereka merupakan warga sekitar, calon wisatawan dan penumpang kapal. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#hancur #pelabuhan #pelelangan #jangkar #Perbaikan #rusak #jalan #ikan #lombok #jalan rusak #truk besar #Akses Utama