Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Berawal dari Congkel Gigi Pakai Lidi, Pria di Situbondo Ini Derita Tumor di Mulut

Moh Humaidi Hidayatullah • Sabtu, 25 Mei 2024 | 17:30 WIB
TAK BERDAYA: Muhammad Isnaini, 24, asal Desa Balung, Kecamatan Kendit, mendapat kunjungan dari tim medis Puskesmas Kendit dan Camat Kendit, Jumat (24/5).
TAK BERDAYA: Muhammad Isnaini, 24, asal Desa Balung, Kecamatan Kendit, mendapat kunjungan dari tim medis Puskesmas Kendit dan Camat Kendit, Jumat (24/5).

RadarSitubondo.id – Sudah berbulan-bulan Muhammad Isnaini hanya bisa barbaring di tempat tidur rumahnya di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Situbondo.

Pria 24 tahun tersebut divonis menderita tumor. Mulutnya bengkak. Itu bermula saat dia mencongkel gigi.

Pepeng, salah satu pegiat sosial di Situbondo menerangkan, tumor tersebut diduga bermula saat Isnaini mencongkel gigi menggunakan lidi.

Sejak itulah, gusinya bermasalah hingga membengkak dan semakin besar. Dari saking besarnya pipi bagian kirinya, Isnaini sampai sulit menutup mulut.

“Kalau cerita dari keluarganya bermula dari sakit gigi dan mencongkel menggunakan lidi. Ya sekarang menjadi penyakit sepert ini,” Kata Pepeng, Jumat (24/5).

Dia mengaku sangat iba saat melihat kondisi Isnaini. Apalagi orangnya masih sangat muda. Namun, akibat penyakit tersebut, tubuhnya sampai kurus dan sulit untuk turun dari tempat tidur.

Dikatakan, Isnaini sebenarnya sudah beberapa kali menjalani pengobatan. Namun, belum ada hasil yang memuaskan.

Namun dalam satu pekan ini, penyakit anak tersebut sudah sampai di telinga Camat Kendit. Selanjutnya camat akan membantu pengobatan Isnaini.

“Alhamdulillah pemerintah sudah hadir, bagian Puskesmas Kendit juga digandeng untuk mencarikan solusi,” tegas Pepeng.

Kasubag Puskesmas Kendit Halimatus Sa’diyah mengatakan, Isnaini menderita penyakit tumor. Namun dia belum bisa memastikan jenis tumor yang diderita.

“Penyakitnya memang tumor, tapi belum tahu jenis tumor apa. Kami masih baru pertama mengunjungi dan belum begitu banyak bertanya pada pihak keluarga,” ujar Halima.

Dikatakan, kedatangannya ke rumah Isnaini untuk memberikan motivasi sekaligus mencari solusi kesembuhan.

“Yang sakit sudah down, tidak mau lagi diajak berobat. Tapi akan kami beri motivasi agar mau berobat dan bisa bebas dari penyakitnya,” tegas Halima.

Pihaknya juga masih mengkonsultasikan Isnaini kepada bagian gizi di puskesmas Kendit. Sebab Isnaini sudah tidak bisa memakan nasi kecuali makanan yang cair.

“Mungkin makan nasi bisa, tapi harus dihaluskan dulu,” pungkas Halimah. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Kendit #puskesmas #gigi #tumor #Congkel #pemuda #lidi