RadarSitubondo.id - Ramai pemberitaan di grup media sosial Situbondo soal dugaan polisi dan mahasiswa saling pukul.
Itu terjadi saat sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengadakan unjuk rasa (unras) beberapa hari lalu.
Unras tersebut dilakukan di depan kantor Pemkab Situbondo.
Mereka menolak dialih fungsikannya eks lokalisasi Gunung Sampan menjadi tempat wisata karaoke.
Ramai diberitakan, mahasiswa berusaha masuk ke kantor Pemkab setempat hingga terlibat saling pukul dengan aparat.
Akan tetapi hal tersebut dibantah Polres Situbondo dalam keterangannya. Rilis yang diterima RadarSitubondo.id, Unras pada Jumat siang (14/6) disebut berjalan tertib.
"Aksi berjalan damai dan tertib. Kami menyampaikan terima kasih," kata Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi salam keterangan yang diterima RadarSitubondo.id, Senin (17/6).
Sebelumnya ramai di pemberitaan online ada beberapa mahasiswa yang disebut bentrok dengan polisi.
Aksi itu sendiri akhirnya mendapat respon dari Sekda Situbondo Wawan Setiawan. Ia berjanji akan menampung aspirasi dari elemen mahasiswa tersebut. (*)
Editor : Bayu Saksono