RadarSitubondo.id – Nasib nahas menimpa keluarga besar Bambang Sukarwitanto, 40, Rabu (19/6). Warga Dusun/Desa Kayumas, Situbondo, itu kini sudah tidak memiliki tempat tinggal.
Sebab, tiga rumah yang selama ini mereka huni hangus dilalap si jago merah.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, kobaran api muncul dari dapur milik Bambang.
Saat itu, sekitar pukul 9.00, Sulasih, 65, ibu dari Bambang sedang memasak air. Nah, begitu kompor gas dimatikan, api berpindah ke bagian tabung yang diduga bocor.
Melihat api tersebut, Sulasih tak tinggal diam. Sulasih mencoba untuk memadamkan api menggunakan keset yang sudah basah.
Namun usaha tersebut tidak berhasil. Api semakin besar hingga Sulasih kabur dan berteriak minta tolong.
Warga sekitar yang mendengar teriakan pun langsung berdatangan untuk memadamkan api. Usaha warga juga tidak berhasil menjinakkan si jago merah.
Sebab di lokasi tersebut sulit air, ditambah angin cukup kencang yang memicu api melebar ke dua rumah yang lain. Yaitu milik Bambang Sukardi, 75, dan rumah milik Erfan Soni,35.
Akibat kebakaran tersebut, rumah milik Bambang Sukarwitanto mengalami rusak total. Kerugian kurang lebih Rp. 35 juta.
Sedangkan rumah milik Sukardi rusak berat hingga mengalami kerugian Rp. 50 juta dan rumah milik Erfan Soni rusak ringan dengan kerugian kurang lebih Rp. 5 juta.
"Berdasarkan kaji cepat yang sudah kami lakukan, kebakaran rumah diduga kuat akibat kebocoran tabung gas. Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan polisi," ujar Dupriyono, koordinator BPBD Situbondo.
Kata Puriyono, kebakaran terjadi pada saat rumah ditinggal oleh penghuninya untuk memanen kopi di kebun. Yang ada di rumah hanya ibuk Bambang dan satu menantu Bambang.
"Saat kebakaran pemilik tiga rumah sama-sama bekerja. Yang memasak di dapur ya ibu Bambang," pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin