RadarSitubondo.id - Truk bermuatan tebu nopol P 8 600 UF terbalik di jalan Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Senin lalu (1/7) sekitar pukul 16.30.
Tak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut, namun akses jalan raya ke Kecamatan Cermee, Bondowoso, tertutup total.
Mulanya sejumlah truk beriringan dari arah selatan ke utara. Begitu tiba di tempat kejadian perkara (TKP), truk tersebut tiba-tiba oleng setelah melewati jalan yang sedikit menikung.
Akhirnya, truk langsung terbalik dan tebu tumpah menutup jalan.
“Saya angkut tebu dari Dusun Dergung (Desa Jatisari, Arjasa) untuk dikirim ke PG Panji. Ini musibah, tadi sebelum terbalik ban depan juga bermasalah dan diganti. Ini sudah diganti masih guling, ya apes ini,” kata Tolak, 40, pengemudi truk.
Kata Tolak, dirinya masih bersyukur atas insiden tersebut. Sebab, truk yang terbalik di tengah badan jalan tidak memakan korban luka, baik terhadap orang lain maupun dirinya.
“Kalau ada salipan pasti ada korban, saya sendiri juga tidak apa-apa. Ini hanya sakit ringan di bagian lengan,” katanya.
Kanitlaka Polres Situbondo IPDA Rachman mengatakan, pihaknya langsung datang ke lokasi begitu mendapat laporan ada truk tebu yang terbalik.
Pihaknya langsung datang ke lokasi untuk mengatur lalulintas.
“Untuk mencegah kemacetan, kami berusaha merombak pagar lahan dan meminta pengendara motor menyeberang ke lahan kering di sebelah jalan. Untuk kemacetan kurang lebih tiga jam. Truk guling pukul 16.30 baru selesai evakuasi sekitar pukul 18.30” kata Rachman.
Dikatakan, akibat insiden tersbut truk mengalami kerusakan pada bagian bak belakang, roda as roda belakang bengkok. Bahkan truk sudah merusak tiang penerangan jalan umum (PJU).
“Sopir truk tidak membawa surat mengemudi, alasannya berada di rumah. Sengaja tidak membawa SIM karena sedang mengangkut tebu. Untuk pengembangan lebih lanjut ya kami juga periksa surat truk, jadi masih butuh pemilik truk. Itu yang nyopir hanya suruan juga,” pungas Rachman. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin