RadarSitubondo.id – Rumah milik Ahmad, 56, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, dilalap si jago merah, Minggu (7/7).
Api diduga berasal dari tumpukan kayu yang dekat dengan rumah korban. Tidak ada korban jiwa atau luka, namun kerugian yang dialami mencapai puluhan juta rupiah.
Awal mula insiden kebakaran itu terjadi Minggu dini hari sekitar pukul 02.05 WIB.
Rumah yang berada di lingkungan pondok pesantren di wilayah timur Situbondo itu tiba-tiba mengeluarkan api. Namun saat kejadian, tempat tersebut kosong karena tidak ditempati.
Koordinator Pusat Data dan Laporan (pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Puriyono mengatakan, kobaran api pertama kali diketahui Pak Bay yang tidak lain adalah tetangga Ahmad.
Pasalnya, korban menempati rumah di tempat lain. Sebab, rumah yang terbakar itu rencananya akan disewa orang untuk dikontrak.
“Pak Bay melihat kobaran api pada sisi kanan rumah Pak Ahmad. Lalu menyuruh keponakannya untuk memberitahu pemiliknya,” ujarnya.
Dikatakan, bahwa beberapa saat kemudian korban bersama keponakannya tiba dengan kondisi panik. Sebab, api terus membakar rumah Ahmad menjalar pada bangunan lainnya.
Kondisi api yang semakin membesar itu membuat warga terkejut. Sehingga, mereka pun membantu untuk memadamkan.
“Warga yang mengetahui kasus kebakaran datang untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api masih belum bisa dipadamkan. Kemudian, salah satu warga berinisiatif untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran wilayah Asembagus,” jelasnya.
Puriyono menjelaskan, beberapa saat kemudian petugas pemadam tiba menggunakan satu unit kendaraan. Mereka kemudian menyemprotkan api pada bagian rumah yang terbakar.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.50 WIB. Kemudian petugas melakukan pembasahan di sekitar rumah Ahmad untuk memastikan tidak ada api yang masih menyala,” kata Puriyono.
Kemudian, Puriyono menyampaikan, dirinya masih belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran rumah tersebut.
Hanya saja dugaan sementara berasal dari tumpukan kayu dan sampah tiba-tiba terbakar lalu merambat ke rumah korban.
“Informasi dari warga awalnya terjadi kebakaran tumpukan kayu bangunan di tempat penampungan atau pengolahan sampah milik pondok,” imbuhnya.
Dijelaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Akan tetapi, korban mengalami kerugian materiil.
“Untuk total kerugian akibat kebakaran rumah ini mencapai sekitar Rp 10 juta rupiah,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin