RadarSitubondo.id — Berbagai layanan kesehatan di UPT Puskesmas Asembagus terus dikembangkan untuk meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat.
Terbaru, puskesmas yang beralamat di Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus itu mengembangkan inovasi Kader Jemput dan Antar Ibu Hamil Muda (Kader Jedar Imud) yang digagas Yuli Nurcahyani, serta Layanan Anak dan Orang Berkebutuhan Khusus, Bekam, dan Baby Spa (Laoboespa) yang digagas Fitria Ayu Ningsih.
Layanan Kader Jedar Imud banyak melibatkan kader di masyarakat. Mereka memiliki peran penting.
Misalnya ibu hamil yang ditemukan belum memeriksakan kehamilannya yang kurang dari 12 minggu, maka akan dijemput ke rumah.
Lalu, diantar menuju Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk mendapatkan Ante Natal Care (ANC) dari Bidan dan Dokter UPT Puskesmas Asembagus.
Yuli Nurcahyani, Inovator Kader Jedar Imud UPT Puskesma Asembagus menjelaskan, inovasinya tersebut untuk menghilangkan budaya yang salah di masyarakat.
“Tidak sedikit ibu hamil muda yang belum memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan pada usia kehamilan kurang 12 minggu. Ini karena ada mitos janin yang dikandung itu akan hilang jika diperiksa saat usianya masih muda,” ujarnya, Senin (22/7) kemarin.
Yuli menyatakan, pemeriksaan kehamilan sangat penting. Sebab, bermanfaat besar bagi kesehatan bayi serta ibu hamil. Dapat mencegah kasus kematian saat proses melahirkan.
“Bisa mendeteksi secara dini masalah kesehatan atau komplikasi kehamilan. Lalu memberikan edukasi pada ibu hamil serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” jelasnya.
Sementara itu, Fitria Ayu Ningsih, Inovator Laoboespa UPT Puskesmas Asembagus mengatakan, Inovasi yang digagasnya itu sangat dibutuhkan masyarakat.
Terutama pemeriksaan terhadap anak yang mengalami pertumbuhan lamban.
“Maka, layanan anak dan orang berkebutuhan khusus ini dirancang memberikan stimulasi dan relaksasi otot bayi atau balita yang mengalami keterlambatan pertumbuhan,” jelasnya.
Penangananya pun dilakukan petugas kesehatan profesional. “Stimulasi dan relaksasi ditangani Fisioterapis profesional yang disediakan oleh UPT Puskesmas Asembagus, ucapnya.
Dikatakan, UPT Puskesmas Asembagus juga menyediakan layanan Baby Spayang. Layanannya berupa Massage Bayi, Baby Gym, dan Baby Swim oleh tenaga profesional. Layanan tersebut memiliki manfaat baik untuk tumbuh kembang bayi.
Fitria menambahkan, program inovasi lainnya yang dikembangkan Puskesmas Asembagus berupa layanan bekam. Gagasan itu muncul itu didasari tingginya kasus penyakit hipertensi atau darah tinggi.
“Sehingga,layanan bekam ini dibuka sebagai perawatan alternatif bagi penderita hipertensi atau darah tinggi,” pungkasnya. (wan/pri).
Editor : Salis Ali Muhyidin