RadarSitubondo.id - Anggota Satpolairud Polres Situbondo memperketat penjagaan kegiatan petik laut di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kamis (25/7).
Sebab ketika sesaji dilarung, banyak warga melompat ke tengah laut untuk merebut berkah.
Kasatpolairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, petik laut merupakan tradisi tahunan yang dilakukan nelayan Desa Sumberanyar. Setiap kali dilakukan pasti dihadiri oleh banyak orang.
“Petik laut memang dilakukan setiap tahun oleh nelayan, bukan hanya di Desa Sumberanyar, desa lain yang dekat dengan pantai pasti melakukan ritual petik laut,” ungkap Gede.
Dalam tradisi tersebut, Anggota Satpolairud pasti turun melakukan pengangaman. Sebab, setiap kali ada petik laut pasti ada tradisi larung sesaji ke tengah laut.
Nah, tradisi tersebut cukup ekstrem, sehingga perlu penjagaan ketat.
“Saat pelepasan larung sesaji, warga yang ikut ke tangah laut banyak yang meloncat untuk merebut bisa mendapatkan. Keberadaan kami memantau warga yang meloncat, khawatir tidak bisa balik ke perahu,” tegas Gede.
Diungkapkan, ketika dilakukan larung saji biasanya ada gesekan antar pemuda di tengah laut yang menyebabkan keributan.
Entah karena saling senggol saat meloncat atau gara-gara rebutan mendapatkan saji. “Yang loncat pasti banyak, yang direbut hanya sedikit. Jadi rentan terjadi kericuhan, tapi kali ini tidak terjadi,” Cetus Gede.
Dalam kesempatan tersebut, anggota satpolairud juga mengimbau kepada para nelayan dan warga sekitar pesisir untuk selalu waspada saat melaut.
Mengingat kondisi cuaca di tengah laut beruba-uba. Kadang saat berada di pinggir laut tidak ada angin besar, begitu tiba di tengah laut ada angin besar.
“Kami imbau agar para nelayan selalu menyiapkan pelampung, khawatir ada cuaca buruk saat di tengah laut,” ungkap gede.
Farel Pranata, 50, ketua panitia petik laut mengatakan, kegiatan kali ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Nelayan yang ikut merayakan petuik laut juga banyak dan terlihat kompak.
“Sekarang hampir semua pemilik perahu menjalankan perahu ke tengah laut. Harapan kami, semoga dengan adanya selamatan laut ini, hasil tangkapan ikan dalam satu tahun melimpah,” pungkas Farel. (pri)
Editor : Salis Ali Muhyidin