RadarSitubondo.id –Salah satu pohon di jalan Pantura Situbondo roboh, Jumat (26/7). Tepatnya di Jalan Mawar, Desa/Kecamatan Besuki.
Ironisnya, saat roboh melintang di badan jalan. Padahal saat kejadian tidak ada hujan maupun angin kencang.
Koordinator Pusat Data dan Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono mengatakan, pohon tumbang disebabkan akar yang sudah kering. Sehingga tidak kuat lagi menopang batang pohon.
“Akar pohon sudah rapuh sehingga tidak kuat menahan beban batang pohon yang berdiameter sekitar 50 centimeter,” ujarnya.
Puriyono menyampaikan, peristiwa tersebut diketahui setelah dirinya menerima laporan dari warga yang akan bepergian saat pagi hari.
Petugas langsung menuju ke lokasi bersama Dinas Sosial untuk mengevakuasi agar tidak menggangu pengendara motor.
“Kejadiannya sekitar pukul 00.30 WIB. Tapi warga baru memberitahu kami sekitar pukul 05.25 WIB. Kami pun langsung menuju lokasi dengan menempuh jarak sekitar 40 menit dari kota menuju ke arah barat wilayah Situbondo,” jelasnya.
Kemudian, Puriyono mengaku, proses evakuasi pohon tumbang itu membutuhkan waktu cukup lama. Hal ini disebabkan alat yang digunakan untuk memotong batang pohon tersebut terbatas.
“Alat yang digunakan untuk memotong kayu menggunakan mesin senso dua unit. Dan baru selesai dievakuasi itu pada pukul 07.00 WIB,” ucapnya.
Dikatakan, pohon tumbang tidak sampai memakan korban jiwa ataupun korban luka. Beruntungnya saat kejadian, lalu lintas kendaraan hampir tidak ada. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin