RadarSitubondo.id - Lingkungan (Rutan) kelas IIB Situbondo penuh dengan canda tawa, Jumat (26/7).
Sebab, Puluhan Warga Binaan Pemsyarakatan (WBP) Rutan bisa mengikuti lomba tangkap ayam dengan kondisi mata tertutup.
Yang membuat heboh dalam perlombaan tersebut, masing-masing peserta memakai daster dan memakai tutup mata.
Sehingga, mereka harus fokus menggunakan indera pendengar agar bisa menangkap ayam yang dilepas di tengah ring.
Namun yang terjadi, bukannya berhasil menangkap ayam, tapi sering salah memeluk lawannya. Melihat pemandangan tersebut, semua penononton tertawa lepas.
Setiap kamar tahanan mengeluarkan dua jagoan untuk bertanding. Bahkan, dalam perlombaan yang digelar dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 ini, petugas Rutan juga ikut bermain. “Alhamdullillah para WBP merasa terhibur, dan banyak tertawa,” ungkap Kepala Rutan Situbondo Rudi Kristiwan.
Kata dia, perlombaan tersebut digelar sekaligus untuk menghibur para WBP agar tidak stres dalam menjalani hukuman.
Bahkan dari sekian Rutan se Indonesia baru Rutan Situbondo yang melakukan lomba unik tangkap ayam.
“Ini lomba pertama di dalam rutan, yang lain kayaknya belum ada. Yang jelas, kami akan memberikan yang terbaik untuk WBP namun tetap tidak melanggar aturan,” tegas Rudi.
Dikatakan, perlombaan sudah dilaporkan kepada Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Heni Yuwono. Dan, mendapatkan apresiasi.
“Lomba ini sudah diapresiasi oleh Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur,” pungkas Rudi. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin