Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Perlu Inovasi: Pasar Baru Besuki, Situbondo Minim Pemanfaatan: Dianggap Kurang Efektif

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 13 Agustus 2024 | 19:02 WIB
DIKELUHKAN: Pedagang dan kerumunan pembeli memadati jalan umum, di Desa/ Kecamatan, Besuki, Senin (12/8)
DIKELUHKAN: Pedagang dan kerumunan pembeli memadati jalan umum, di Desa/ Kecamatan, Besuki, Senin (12/8)

RadarSitubondo.id - Bangunan baru Pasar Besuki dikeluhkan warga. Sebab, keberadan fasilitas baru tersebut tidak bisa menarik para pedagang.

Ratusan pedagang memilih menggunakan trotoar jalan umum hingga menimbulkan kemacetan.

Awalnya, sejumlah pihak sebenarnya sudah merasa bangga dengan keberadaan pasar baru di Besuki.

Apalagi lapak yang disediakan mencapai ratusan stand. Sehingga bisa menjadi peluang besar bagi para pedagang untuk mencari penghasilan di tempat yang sudah nyaman.

“Pasar baru yang disiapkan lebih megah, dan itu untuk menampung ratusan pedagang sangat cukup. Itu standnya ada ratusan yang baru. Tapi, pemerintah kurang aktif dalam memberikan pemahaman kepada para pedagang,” ujar salah satu warga yang namanya tidak mau dikorankan, Senin (12/8).

Pria berkumis itu mengatakan, keberadaan pasar yang dibangun untuk kepentingan pedagang hanya dibangun tanpa ada pengawalan yang maksimal.

Akhirnya, para pedagang masih banyak yang tidak mau menempati dengan alasan lokasi pasar baru kurang strategis.

“Kalau pemerintah mau hadir, bekerja sedikit lebih tegas, otomatis para pedagang dengan sendirinya akan pindah ke pasar baru. Kalau tidak ada penekanan, pedagang ya tidak bakal mau pindah, sudah kadung enak buka lapak di jalan,” ujarnya.

Dikatakan, sebelum ada pelebaran pasar baru, yang menjadi permasalahan di Besuki adalah pedagang menggunakan jalan umum.

Seharunya, saat pasar baru bisa dioperasikan, permasalah awal bisa diperbaiki.

“Sekarang ada pedagang buka lapak di jalan dibiarkan saja. Kemana pemerintah kok tidak hadir?. Kalau sudah tidak mampu mengelolah kasi saja ke orang ke tiga,” tegasnya.

Baca Juga: Khawatir Api Merembet ke Pemukiman Warga, Kebakaran Lahan di Situbondo Hebohkan Warga

 Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Edi Wiyono, menegaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi berulangkali agar para pedagang menempati pasar yang baru.

Itupun sudah dibeberkan untuk penggunaan tempat gratis.

“Saya heran, pasar sudah dibangunkan agar pegadagang dapat tempat layak, tapi malah nyewa tempat penduduk dan jualan di pinggir jalan, repot. untuk menempati pasar baru juga gratis, dan hanya bayar retribusi,” kata Edy.

Dikatakan, soal penggunaaan jalan merupakan ranah Satpol PP untuk melakukan penindakan. 

“Kalau soal pedagang jualan di jalan, itu kan ranah Pol PP untuk melakukan penindakan. tugas kami menfasilitasi pedagang,” tegas Edy.

Kasatpol PP Situbodo Sopan Efendi dikonfimasi melalui panggilan Whatsapp pukul 19.56 belum merespon. (hum/pri)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#situbondo #Baru #pedagang #fasilitas #bangunan #pasar #besuki