Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Lakukan Persiapan Ketika ada Gugatan, Polisi Simulasikan Pengamanan Pilkada Situbondo 2024

Iwan Feriyanto • Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:53 WIB
SIMULASI : Massa menyerang polisi dengan melempar air dan membakar ban di halaman Mako Polres Situbondo, Selasa (13/8).
SIMULASI : Massa menyerang polisi dengan melempar air dan membakar ban di halaman Mako Polres Situbondo, Selasa (13/8).

 

RadarSitubondo.id –Massa pendukung cabup/cawabup  memprotes terkait hasil penghitungan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024.

Mereka tidak terima lantaran ada dugaan curang petugas saat penghitungan suara. Kondisi tersebut terus memanas hingga menyebabkan satu orang cidera.

Aksi unjuk rasa di halaman Mako Polres Situbondo, Selasa (13/8) ini merupakan bentuk simulasi pengamanan kota pilkada serentak tahun ini.

Sehingga petugas lebih siap saat menghadapi dampak buruk pemilihan Gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil walikota tanggal 27 November 2024 mendatang.

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, menerangkan, tahapan pilkada seluruhnya diperagakan dalam simulasi  sistem pengamanan kota (sispamkota). Ini untuk mengetahui potensi kericuhan yang akan terjadi.

“Seperti tahapan pendaftaran, kampanye, pendistribusian logistik sampai penghitungan suara di KPU. Artinya setiap eskalasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) kita siap pengamanan,” ujarnya.

AKBP Rezi menyatakan, kepolisian polres Situbondo mempersiapkan ratusan personel untuk mengamankan pilkada. Jika dirasa masih kurang, akan ada bantuan dari personel Polda Jawa Timur.

“Kita turunkan 500 sekian (anggota),didukung ada personel dari TNI, Dishub, Pol-PP. Dan nanti rencananya ada bantuan dari Polda Jatim,” jelasnya.

AKBP Rezi berharap, kerusuhan saat pilkada tidak terjadi. Sebab, peristiwa tersebut membuat kondusifitas Situbondo terganggu. Ini mengakibatkan masyarakat resah dan khawatir.

“Kita tidak berharap ada eskalasi unjuk rasa yang diakhiri kerusuhan. Tentu dengan upaya patroli saling komunikasi koordinasi antara kita semua, dengan maksud dan tujuan tetap menjaga stabilitas kemanan di Situbondo,” katanya.

Dia beraharap, seluruh masyarakat ikut terlibat langsung untuk menjaga situasi kamtibmas di Situbondo. Dengan cara tersebut, maka dapat mencegah terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.

“Perlu kami sampaikan, bahwa untuk menjaga keamanan jelang pilkada, kami tidak bisa bekerja sendirian. Butuh dukungan dari pemangku kepentingan serta semua elemen masyarakat termasuk partai politik,” pungkasnya. (wan/pri).

Editor : Salis Ali Muhyidin
#situbondo #2024 #polres #gugatan #pilkada #polisi #persiapan