Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Habiskan Miliaran, Pasar Besuki Seolah Tak Terurus, Warga Minta Pemerintah Hadir

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:01 WIB

 

 

DIKELUHKAN: Kondisi pasar baru di Kecamatan Besuki tampak tidak terawat dengan baik.
DIKELUHKAN: Kondisi pasar baru di Kecamatan Besuki tampak tidak terawat dengan baik.
RadarSitubondo.id - Keberadaan Pasar Besuki yang menghabiskan anggaran miliran terus menjadi sorotan sejumlah warga di wilayah barat Kabupaten Situbondo.

Sebab, keberadaan fasilitas tersebut  justru tidak termanfaatkan dengan maksimal. Pemkab diminta hadir untuk menyelesaikan persoalan ini.

MA Sahran, salah satu warga di Kecamatan Besuki menceritakan, keberadaan pasar baru Besuki seperti anak haram. Keberadaannya seolah tidak diakui. Padahal, pemerintah melakukan pembangunan sudah melalui rapat dan diskusi matang. 

“Bicara Pasar Besuki seperti anak tidak punya orang tua, terlantar. Seharusnya pemerintah kan hadir untuk mengurus pasar yang sudah bagus. Ini ada apa pasar kok tidak dimaksimalkan,” tegas  Pasar pria yang akrab disapa Gus Mas tersebut.

Disebutkan, sekitar tahun 2018 kondisi pasar lama sudah keropos dan dianggap tidak layak pakai. Akhirnya pemerintah berupaya untuk membangun pasar baru. Harapannya agar para pedagang memiliki tempat yang layak.

“Kurang tahu secara pasti berapa anggaran yang dihabiskan yang jelas miliaran Rupiah. Apa Rp 12 miliar gitu. Intinya miliaran. Pas jadi tak terurus begini,” terangnya.

Gus Mas menambahkan,  kehadiran pemerintah untuk memanfaatkan Pasar Besuki benar-benar dibutuhkan. Itu juga untuk menangkal munculnya asumsi-asumsi negatif dari masyarakat. 

“Jangan sampai pembangunan pasar ini diasumsikan hanya untuk menyerap anggaran,” cetusnya.

Kata Gus Mas, pemerintah sebenarnya sangat bisa untuk menyelesaikan persoalan berkepanjangan Pasar Besuki. Pemkab memiliki OPD-OPD terkait yang bisa difungsikan untuk turun ke lapangan.

Misalnya, ada Satpol PP, Dishub, dan Diskoperindag. Jika tiga istansti tersebut benar-benar difungsikan, maka persoalaan akan selesai.

Sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Edi Wiyono, menegaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi berulangkali agar para pedagang menempati pasar yang baru. Itupun sudah dibeberkan untuk penggunaan tempat gratis.

“Saya heran, pasar sudah dibangunkan agar pegadagang dapat tempat layak, tapi malah nyewa tempat penduduk dan jualan di pinggir jalan, repot. untuk menempati pasar baru juga gratis, dan hanya bayar retribusi,” ujar Edy. (hum/pri)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#situbondo #miliaran #fasilitas #anggaran #sorotan #satpol pp #Pasar Besuki